Jajaran TP2GD Kabupaten Sukabumi saat rakor pendalaman data bersama ahli waris pengusulan Eyang Santri sebagai Pahlawan Nasional di Aula Dinsos Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mengusulkan tokoh Eyang Santri sebagai Pahlawan Nasional kembali mencatat kemajuan signifikan. Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi di Kantor Dinas Sosial, Kecamatan Cisaat, Rabu (10/12).
Rakor menjadi langkah strategis dalam memperdalam kajian, melengkapi dokumen, serta memastikan seluruh persyaratan administratif maupun akademik terpenuhi dengan baik.
Ketua TP2GD Kabupaten Sukabumi, Dr. Fenty Sukmawanty, menjelaskan pertemuan merupakan bagian utama dari tahapan penggalian data sebelum pengajuan resmi kepada pemerintah pusat.
“Rapat koordinasi ini kita selenggarakan untuk menggali lebih jauh pemenuhan seluruh persyaratan pengusulan Eyang Santri sebagai Pahlawan Nasional. Setiap detail harus lengkap, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, TP2GD juga memaparkan progres kerja sepanjang tahun, termasuk menghadirkan langsung ahli waris Eyang Santri. Kehadiran keluarga dianggap penting untuk mengisi kekosongan narasi sejarah yang tidak tercatat dalam arsip formal.
“Banyak informasi yang hidup dalam ingatan keluarga dan tidak terekam dalam dokumen resmi. Itulah yang kami gali secara mendalam,” terang Dr. Fenty.
Baca: https://mediaaksara.id/setoran-retribusi-disunat-dua-oknum-langsung-digulung-kejari-sukabumi/
Data dari ahli waris akan dikombinasikan dengan literatur akademik, catatan sejarah, dan dokumen pendukung lainnya untuk memperkuat kajian ilmiah TP2GD. Menurut Dr. Fenty, pengusulan ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada tokoh masa lalu, tetapi juga upaya menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap sejarah daerah.
“Ini bukan hanya untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa daerah kita memiliki tokoh hebat yang berjasa pada zamannya. Jasa Eyang Santri harus dikenal generasi sekarang,” tegasnya.
Ia menambahkan proses pengusulan Pahlawan Nasional memerlukan ketelitian tinggi, melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, sejarawan, dan keluarga tokoh. Seiring bertambahnya data dari berbagai narasumber, TP2GD optimistis dokumen usulan kian komprehensif.
“Harapan kami, ini menjadi dorongan agar Eyang Santri bisa lolos sebagai calon Pahlawan Nasional dari Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
Rakor menjadi langkah strategis menjelang finalisasi dokumen yang akan diajukan ke pemerintah pusat. TP2GD berkomitmen melengkapi seluruh data agar perjuangan Eyang Santri dapat dikenang dan diakui dalam sejarah bangsa.
Sumber: @Dens
Redaktur : Rapik Utama







