BUMDes Karya Nurani Desa Warungkiara Sukabumi resmi meluncurkan program ketahanan pangan 2025 / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Nurani, Desa Warungkiara, resmi meluncurkan program ketahanan pangan tahun 2025 yang memfokuskan pengembangan pada unit usaha penggemukan sapi potong. Program ditargetkan meningkatkan kemandirian ekonomi desa serta menambah Pendapatan Asli Desa (PADes).
Ketua BUMDes Karya Nurani, Yocky Prayogo, menyampaikan penguatan sektor peternakan dipilih karena memiliki potensi ekonomi yang stabil dan peluang pasar besar, terutama menjelang Idul Adha yang selalu memicu lonjakan permintaan daging dan hewan kurban.
“Untuk ketahanan pangan 2025 kita fokus pada unit usaha penggemukan sapi potong. Insyaallah hasilnya akan kita jual menjelang Idul Adha,” ujar Yocky saat ditemui, Sabtu (22/11/25).
Menurutnya, proses penggemukan sapi potong membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan hingga siap dipasarkan. Siklus ini dinilai ideal untuk memenuhi kebutuhan pedagang maupun masyarakat saat momentum Idul Adha.
Pada tahun anggaran 2025, BUMDes Karya Nurani menerima dana ketahanan pangan sebesar Rp272.400.000 yang dialokasikan untuk pengelolaan 15 ekor sapi potong sebagai tahap awal program. Untuk memperkuat manajemen, BUMDes juga bekerja sama dengan pihak swasta berbentuk PT perseorangan melalui sistem bagi hasil 50:50.
“Harapannya, kerja sama membuat BUMDes Karya Nurani berjalan lancar, menghasilkan keuntungan, dan berdampak positif bagi PADes,” tambah Yocky.
Program Bumdes menjadi langkah strategis Desa Warungkiara dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sektor peternakan.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







