Home / Pemerintahan

Senin, 15 September 2025 - 19:57 WIB

Kepala Disperkim Sukabumi: Pembangunan Jembatan Tarisi Rp919 Juta Harus Transparan, Dugaan Pungli Disorot 

Proyek Jembatan Tarisi di atas Sungai Cicareuh, Desa Tarisi, Warungkiara. Bernilai Rp919.050.000 dari APBD 2025 / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menegaskan seluruh kegiatan pembangunan harus berjalan sesuai aturan perundang-undangan. Hal ini disampaikan menyusul ad@nya sorotan publik terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam pembangun@n Jembatan Tarisi di Kecamatan Warungki@ra.

“Pada prinsipnya setiap pelaksanaan kegiatan h@rus on the track, sesuai peraturan yang berlaku. Kami sudah perintahkan PPK untuk mengkroscek informasi tersebut dan menindaklanjutinya sesu@i mekanisme atur@n yang berlaku,” ujar Herdiawan kepada MediaAksara, Senin (15/9).

Baca: https://mediaaksara.id/pohon-lapuk-di-jalur-nasional-warungkiara-palabuhanratu-jadi-bom-waktu-warga-desak-pemprov-jabar-bertindak/

Ia menambahkan, pihaknya berharap pemb@ngunan Jembatan Tarisi dapat berjalan profesional, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat ny@ta bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Disperkim resmi memulai pembangunan Jembatan Tarisi di atas Sungai Cicareuh, Desa Tarisi, Warungkiara. Proyek ini bernilai Rp919.050.000 dari APBD 2025, dengan kontrak kerja sejak 7 Agustus 2025 dan target penyeles@ian 120 hari kalender. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV. Karya Darmawan.

Baca: https://mediaaksara.id/atap-smpn-1-cimanggu-ambruk-bupati-sukabumi-tinjau-lokasi-dan-instruksikan-perbaikan-cepat/

Keberadaan jembatan s@ngat dinantikan masyarakat karena menjadi akses vital penghubung antarwilayah di Warungkiara. Infrastruktur diharapk@n dapat memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta roda perekonomian lokal.

Sebelumnya, muncul informasi adanya pihak yang meng@ku sebagai b@gian dari Kelompok Kerja (Pokja) oknum wartawan. Mereka didug@ meminta u@ng jutaan rupiah kepada kontr@ktor sebagai biaya “koordinasi” agar proyek tidak diberitak@n negatif. Dugaan praktik tersebut kini menjadi sorot@n publik.

 

Reporter : Juliansyah

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

SPPG Jadi Sorotan! Bupati Sukabumi Dorong Pekerja Terdaftar BPJS, Sekaligus Luncurkan Logo HJKS ke-156

Pemerintahan

DPMPTSP Sukabumi Evaluasi Kinerja MPP, Perkuat Kualitas Pelayanan Publik ke-57 Nasional

Pemerintahan

Sekmat Jampangkulon Monev Awasi Pengaspalan Jalan Desa, Dana Rp100 Juta Dipastikan Tepat Sasaran

Pemerintahan

Jembatan Garuda Suci Resmi Berdiri di Sukabumi, Kolaborasi TNI dan Rakyat Wujudkan Akses Baru Warga Desa

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Titip Harapan ke SMSI Sukabumi Raya, Jadi Garda Terdepan Media Profesional dan Lawan Hoaks

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perkuat Sinergi Penanganan Sampah dan Mitigasi Kemarau Bersama Pemprov Jabar dan TNI

Pemerintahan

402 Yayasan SPPG di Sukabumi Didorong Daftarkan Relawan ke BPJS, Korwil SPPG: Tunggu Arahan Teknis BGN

Pemerintahan

GMNI Sukabumi Raya Bongkar Hasil Kajian Pembangunan Daerah, Wabup Andreas: Masukan Penting Kemajuan Sukabumi