Home / Pemerintahan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:23 WIB

Warga Loji Tinggal di Kandang Domba: Gerak Cepat Bupati Sukabumi Janji Bangun Rumah Layak Huni

Bupati Sukabumi Asep Japar bersama perangkat daerah mengunjungi Ibu Atin, warga Desa Loji yang tinggal di kandang domba / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Kisah pilu warga Kampung Babakan Astana, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, akhirnya mendapat perhatian Bupati Sukabumi Asep Japar. Seorang warga bernama Ibu Atin yang tinggal di kandang domba, dikunjungi langsung oleh Bupati bersama jajaran pemerintah desa dan kecamatan, Rabu (27/8/2025).

Dalam kunjungan, Bupati Asep Japar menyatakan keprihatinannya sekaligus memastikan bantuan akan segera diberikan.

“Alhamdulillah saya bisa langsung datang ke Babakan Astana. Tadi saya lihat ada beberapa warga dengan rumah tidak layak, bahkan ada yang beberapa hari ini tinggal di kandang domba. Itu akan segera kita bantu,” tegas Bupati di lokasi.

Baca:https://mediaaksara.id/revitalisasi-sd-negeri-sukabakti-k3s-warungkiara-tegaskan-pendidikan-jadi-prioritas/

Bupati juga menginstruksikan kepada Kepala Puskesmas serta pemerintah kecamatan untuk segera menangani warga yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) agar dibawa ke rumah sakit. Selain itu, warga yang belum memiliki BPJS akan segera didaftarkan agar mendapatkan layanan kesehatan.

” Warga yang sakit akan segera ditangani di puskesmas atau rumah sakit, sementara rumah yang tidak layak huni Insya Allah akan kita bangunkan rumah yang layak,” imbuhnya.

Lebih jauh, Bupati mengingatkan seluruh perangkat RT, RW, kepala desa, hingga kecamatan agar aktif mendata dan melaporkan kondisi warga yang serupa, sehingga pemerintah dapat lebih cepat memberikan solusi.

Sekretaris Desa Loji, Hardiansyah, menyampaikan apresiasi atas langkal gerak cepat Bupati Sukabumi yang turun langsung ke lapangan. Ia membenarkan Ibu Atin memang belum memiliki dokumen kependudukan dan sebelumnya tinggal di kandang domba.

Baca: https://mediaaksara.id/penuh-hikmah-ponpes-azzainiyyah-gelar-maulid-nabi-muhammad-saw-dan-cetak-rekor-terbaik-bahtsul-masail-pwnu-jabar/

“Kami prihatin atas kondisi ini. Begitu mendapat laporan dari kepala dusun, kami langsung berkomunikasi dengan RT, RW, dan kadus agar warga tersebut tidak lagi tinggal di kandang domba karena berbahaya bagi kesehatan,” ujar Hardiansyah.

Menurutnya, pemerintah desa juga tengah melengkapi data administrasi kependudukan (adminduk) Ibu Atin agar bisa diproses oleh Dinas Dukcapil. Dengan begitu, BPJS kesehatan dan bantuan sosial lainnya bisa segera diakses.

“Alhamdulillah, Bapak Bupati sudah berjanji akan membangun rumah layak huni bagi warga kami, serta menginstruksikan Dinas Perkim untuk menindaklanjutinya. Kami atas nama pemerintah desa dan warga Loji mengucapkan terima kasih atas perhatian beliau,” pungkasnya.

 

Sumber: A. Taopik

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

371 Rumah Tak Layak Huni di Sukabumi Ditangani Disperkim pada 2026, Begini Tahapan dan Syarat Penerimanya

Pemerintahan

Perubahan APBD 2026 Masuk DPRD, Pemkab Sukabumi Fokus Penuhi Belanja Wajib dan Program Prioritas

Pemerintahan

Kapolri Dorong Pramuka PUI Perkuat Karakter Generasi Muda, Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH Ahmad Sanusi

Pemerintahan

Soal Aksi Forum Wartawan, Kejaksaan Sukabumi Buka Ruang Dialog: Kritik Kami Terima, Komunikasi Tetap Dijaga ‎

Pemerintahan

Pinjaman Rp89,3 Miliar Mengintai APBD Kota Sukabumi, DPRD Kini Diuji! Sekda: Optimis

Pemerintahan

Proyek Strategis DPUTR Sukabumi Dikawal Berlapis, Temuan BPK Tetap Muncul ‎

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Dorong MUI Perkuat Sinergi Ulama-Umara dan Peran Membimbing Umat

Pemerintahan

Jangan Kelak Jadi Bumerang! FPR Sukabumi: Revisi RTRW Kunci Kepastian Investasi