Home / Seni Budaya

Minggu, 13 Juli 2025 - 22:56 WIB

Seni Lais yang Mendebarkan Warnai Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Sukabumi

Penampilan Seni Lais Memukau Warga dan Wisatawan di Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Cisolok Sukabumi / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Rangkaian acara adat dan pertunjukan seni budaya Sunda Kasepuhan Adat Banten Kidul memeriahkan puncak peringatan Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi ke-446 yang digelar di Desa Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Acara tahunan yang sakral pada Minggu (13/7/2025). Dimeriahkan berbagai penampilan khas seperti Angkat Ampih Pare Ka Leuit, Saresehan Budaya, Kidung Buhun, Dongdang, Dog-dog Lojor, Rengkong, Gondang Buhun, Tari Tani, Jaipong, Seni Debus, Wayang Golek, hingga Seni Lais. Tidak ketinggalan pula bazar UMKM yang turut memeriahkan suasana di pelataran Imah Gede Kasepuhan.

Baca: https://mediaaksara.id/bupati-sukabumi-beri-penghargaan-relawan-bencana-apresiasi-pwi-peduli-atas-kolaborasi-kemanusiaan/

Salah satu atraksi paling ditunggu sekaligus mendebarkan adalah Seni Lais, sebuah pertunjukan ekstrem di mana seorang seniman menaiki bambu setinggi 12 meter, lalu layaknya duduk terkadang bergelantungan ditengah pada seutas tali tambang sepanjang 20 meter lalu perlahan bergeser ke tiang bambu kedua kemudian turun kembali ke bambu penyangga dengan posisi kepala menukik sambil geser turun kembali kebawah, tak ayal Kasepuhan bersama semua yang hadir memberikan sorak sorai sembari bertepuk tangan, dan tampak pula Kasepuhan serta beberapa tamu undangan memberikan salam dan apresiasi kepada seniman Lais.

Mendebarkan Penampilan Seni Lais Pukau Warga dan Wisatawan di Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Cisolok Sukabumi / Video: MediaAksara

Pemain tunggal Seni Lais di Sinar Resmi adalah Saepudin. Dalam wawancara bersama Media Aksara, pria berusia 27 tahun ini menceritakan awal mula ia menggeluti Seni Lais sejak usia 12 tahun, saat masih duduk di bangku kelas lima SD.

Baca: https://mediaaksara.id/kemenag-tegaskan-edukasi-intensif-cegah-konflik-sosial-di-tiga-kecamatan-sukabumi/

“Awalnya saya melihat pertunjukan Lais, terbesit keinginan bisa. Kemudian belajar langsung ke Aki Intul, sekalinya latihan langsung coba bambu 13-14 meter. Pertama tampil saat Seren Taun ke-431, dan Alhamdulillah bisa lanjut sampai sekarang,” ujar Saepudin.

Seniman Lais di Kasepuhan Sirnaresmi Cisolok Sukabumi, Saepudin (kiri) bersama Rapik Utama (kanan) / Foto: MediaAksara
Seniman Lais di Kasepuhan Sinar resmi Cisolok Sukabumi, Saepudin (kiri) bersama Rapik Utama (kanan) / Foto: MediaAksara

Meski serasa sulit dan beresiko, Saepudin gigih berlatih hingga dipercaya tampil mewakili Kasepuhan ke berbagai tempat, seperti Gedung Bung Karno (GBK), Bandung, Subang atau sekitar Jawa Barat dan Banten . Bahkan, bila ada panggilan, ia membawa sendiri bambu Gombong dari Sinar resmi karena jenis bambu yang biasa dipakai tiang terkadang sulit ditemukan.

Baca: https://mediaaksara.id/hapus-kemiskinan-ekstrem-desa-sukamanah-genjot-program-rutilahu-sukabumi-2025/

Dalam perjalanannya, ia mengaku pernah dua kali jatuh. Namun, berkat dukungan keluarga dan kasepuhan, ia kembali tampil tanpa beban.

“Di Sinar resmi, sementara saya satu-satunya pemain Lais. Sekarang adik saya sedang saya ajarkan. Sesuai pesan Abah, seni Lais jangan sampai punah. Maka saya bawa santai dan happy saja,” tutupnya.

 

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Seni Budaya

Hikmah Ruwatan Warnai Pelantikan SMSI Sukabumi Raya, Sesepuh Kampung Budaya Pasir Astana: Ikhtiar Doa dan Pelestarian Seni Sunda

Seni Budaya

Syukuran Hari Nelayan Ciwaru ke-69 Jadi Simbol Pelestarian Budaya Maritim Nusantara

Seni Budaya

Seren Taun Ke-447 Kasepuhan Ciptamulya, Tradisi Syukur Panen Warisan Budaya Nusantara

Seni Budaya

Seren Taun ke-199 Kasepuhan Girijaya, Tradisi Syukur Desa Wisata Cidahu Menjaga Budaya dan Harmoni Alam di Sukabumi

Seni Budaya

Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tradisi Syukur Menjaga Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya Nusantara

Seni Budaya

Festival Soekaboemi Tempo Doeloe 2026 Resmi Digelar, Angkat Jejak Sejarah dan Budaya Sukabumi

Seni Budaya

Seren Taun Akbar dan Gema Muharam di Pulosari Sukabumi Teguhkan Pelestarian Budaya dan Nilai Keagamaan

Seni Budaya

Bobby Maulana Ajak Pelajar Cintai Budaya Lokal dan Bijak Bermedia Sosial Wujudkan Generasi Emas