Home / Seni Budaya

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:41 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ciwaru ke-69 Jadi Simbol Pelestarian Budaya Maritim Nusantara

Syukuran Hari Nelayan Ciwaru ke-69 di Sukabumi menjadi momentum pelestarian budaya maritim Nusantara / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Wakil Bupati Sukabumi Andreas membuka Syukuran Hari Nelayan ke-69 yang dirangkaikan dengan Festival Seni Budaya di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan usung tema “Ngagungkeun Nu Kawasa, Ngajaga Budaya, Ngamumule Nelayan” menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya maritim sekaligus mendorong pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Acara dihadiri Anggota DPR RI, DPRD, Forkopimda, Forkopimcam, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), serta masyarakat dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Andreas menegaskan tradisi Syukuran Hari Nelayan yang telah berlangsung selama hampir tujuh dekade merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan.


Baca Juga :

Menurutnya, tradisi bukan hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil laut, tetapi juga memperkuat identitas masyarakat pesisir serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Ia menilai penyelenggaraan festival seni budaya di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu membuktikan pelestarian tradisi dapat berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata. Beragam pertunjukan seni seperti tari jaipong, tari jipeng, kuda lumping, hingga wayang golek diyakini mampu menarik wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan masyarakat nelayan.

“Pemkab Sukabumi berkomitmen terus mendukung sektor kelautan dan perikanan melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan sarana nelayan, serta pengembangan wisata bahari yang terintegrasi,” tegasnya.


Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana menyampaikan Syukuran Hari Nelayan memiliki makna penting di tengah arus modernisasi. Tradisi mengajarkan nilai rasa syukur, penghormatan terhadap alam, serta kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya laut.

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus menjaga warisan budaya maritim agar tetap lestari.

“Menjaga laut berarti menjaga masa depan anak cucu kita,” ujarnya dari fraksi PPP.

Rangkaian Syukuran Hari Nelayan Ciwaru ke-69 berlangsung pada 15–19 Juli 2026 dengan berbagai kegiatan, mulai dari tabligh akbar, lomba seni pelajar, pertunjukan budaya, hingga konser musik nasional.

 

Reporter : @Sadeva

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Seni Budaya

Hikmah Ruwatan Warnai Pelantikan SMSI Sukabumi Raya, Sesepuh Kampung Budaya Pasir Astana: Ikhtiar Doa dan Pelestarian Seni Sunda

Seni Budaya

Seren Taun Ke-447 Kasepuhan Ciptamulya, Tradisi Syukur Panen Warisan Budaya Nusantara

Seni Budaya

Seren Taun ke-199 Kasepuhan Girijaya, Tradisi Syukur Desa Wisata Cidahu Menjaga Budaya dan Harmoni Alam di Sukabumi

Seni Budaya

Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tradisi Syukur Menjaga Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya Nusantara

Seni Budaya

Festival Soekaboemi Tempo Doeloe 2026 Resmi Digelar, Angkat Jejak Sejarah dan Budaya Sukabumi

Seni Budaya

Seren Taun Akbar dan Gema Muharam di Pulosari Sukabumi Teguhkan Pelestarian Budaya dan Nilai Keagamaan

Seni Budaya

Bobby Maulana Ajak Pelajar Cintai Budaya Lokal dan Bijak Bermedia Sosial Wujudkan Generasi Emas

Seni Budaya

Syukuran Nelayan Cisolok ke-29 Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Pesisir Sukabumi