Home / Kabar Daerah

Jumat, 30 Mei 2025 - 09:30 WIB

HMI Soroti Etika Rangkap Jabatan DPRD Sukabumi: Potensi Konflik Kepentingan dan Krisis Integritas

Puluhan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Sukabumi Saat Menggelar Aksi Unjuk Rasa / Foto : Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi menyoroti dugaan praktik rangkap jabatan yang dilakukan oleh salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi.

HMI mencurigai anggota dewan tersebut secara bersamaan juga menjabat sebagai ketua atau pimpinan organisasi yang mendapatkan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yaitu Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi dan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi.

Wakil Sekretaris Umum Bidang PTKP HMI Cabang Sukabumi, Anggi Maulana, menilai dugaan rangkap jabatan ini tidak hanya berpotensi melanggar ketentuan Pasal 32 ayat (1) huruf c PP Nomor 12 Tahun 2018, tetapi juga mencederai prinsip-prinsip good governance, transparansi, dan akuntabilitas publik.

Baca: https://mediaaksara.id/polres-sukabumi-kota-bongkar-16-kasus-narkoba-19-orang-diciduk-12-ribu-jiwa-terselamatkan/

“Rangkap jabatan semacam ini membuka ruang bagi konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, dan menurunnya independensi anggota DPRD dalam mengawasi anggaran,” jelas Anggi saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (30/5/2025).

Ia menambahkan, ketika organisasi yang dipimpin salah satu anggota DPRD menerima dana hibah atau bantuan keuangan dari pemerintah daerah, maka netralitas dan objektivitas dalam proses penganggaran bisa dipertanyakan.

” Maka dari itu, kami mendesak agar pengawasan internal di tubuh DPRD Kota Sukabumi diperkuat, dan berharap agar anggota DPRD yang terbukti melanggar segera mengundurkan diri dari jabatan rangkapnya atau dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Anggi.

Baca: https://mediaaksara.id/heboh-spanduk-gabung-kota-sukabumi-warga-dapil-4-melawan/

Anggi beberkan, mengacu ke UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 76 ayat (1) huruf c, yang menyatakan pejabat daerah dilarang merangkap jabatan lain yang dibiayai oleh APBN/APBD. Selain itu, UU No. 17 Tahun 2014 (UU MD3) Pasal 400 ayat (2) juga melarang anggota DPRD merangkap sebagai pejabat negara, ASN, TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD, atau jabatan lain yang sumber anggarannya berasal dari keuangan negara.

“Jika didapati anggota DPRD menjadi pengurus organisasi yang dananya bersumber dari APBD, ini jelas berdampak menimbulkan konflik kepentingan. Terutama saat pembahasan atau persetujuan anggaran,” tukasnya.

Menurutnya, praktik rangkap jabatan bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi juga mencerminkan krisis integritas dan kepemimpinan yang serius.

Baca: https://mediaaksara.id/kodim-0607-sukabumi-bekali-calon-prajurit-tni-ad-dengan-semangat-juang-dan-disiplin/

“Ketika wakil rakyat terjebak dalam konflik kepentingan, maka lembaga legislatif daerah kehilangan marwahnya. Rakyat kehilangan kepercayaan serta hak atas pengawasan anggaran yang adil dan objektif,” ujar Anggi.

Ia pun mengingatkan pemimpin sejati seharusnya menjauh dari privilese ganda dan menjadi teladan dalam menjaga etika jabatan.

“Jika pelanggaran ini dibiarkan, DPRD hanya akan menjadi ruang kompromi kepentingan pribadi. Kita butuh pemulihan etika dan integritas, agar demokrasi lokal tidak hanya jadi formalitas,” pungkasnya.

 

Reporter: M. Afnan

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Diduga Cemari Sungai Cimandiri, Limbah SPPG Bantarkalong Sukabumi Dikeluhkan Warga hingga Sebabkan Ikan Mati

Kabar Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Pengakuan Pelajar Ini Jadi Alarm bagi Dunia Pendidikan

Kabar Daerah

PWI Kabupaten Sukabumi Perkuat Soliditas Organisasi Lewat Silaturahmi Iduladha dan Semangat MASAGI

Kabar Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua PWI Sukabumi Ajak Pers dan Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan untuk Indonesia Emas 2045

Kabar Daerah

HUT Ke-3 Elviana Net Meriah, Warga Padati Jampangtengah dan Nikmati Beragam Layanan Sosial

Kabar Daerah

Heboh Bola Api Melintas di Langit Sukabumi, Warga Cikembar Ramai-ramai Rekam Fenomena Misterius

Kabar Daerah

ASN Pemkab Sukabumi Ramaikan Road to ASN Run 2026, Dorong Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Birokrasi

Kabar Daerah

Film “Pesta Babi” Diputar di Sukabumi, SPI Singgung Ancaman PSN dan Konflik Agraria yang Disebut Sudah Terjadi