Petugas Tagana Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi melakukan kunjungan ke rumah Ibu Jijah, lansia dan janda di Kp.Selaawi Hilir, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar / Foto: Istimewa
CIAMBAR, MEDIAAKSARA.ID — Di balik perlintasan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan deretan rumah warga di Kampung Selaawi Hilir, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, terdapat sebuah rumah yang kondisinya jauh dari kata layak huni.
Rumah tersebut merupakan tempat tinggal Ibu Jijah, seorang lanjut usia (lansia) yang juga berstatus janda. Kondisi rumahnya kini membutuhkan perhatian dan penanganan segera.
Hasil asesmen Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Ciambar yang dilakukan pada Rabu (2/9/2026) menunjukkan tempat tinggal Ibu Jijah dinilai sudah tidak layak huni.
Ajid, petugas Tagana Kecamatan Ciambar, mengatakan kunjungan merupakan arahan dari Dinas Sosial untuk melihat langsung kondisi tempat tinggal dan kebutuhan Ibu Jijah.
Baca Juga :
Kartu Pers Bukan Kartu Sakti: PWI Jabar Kecam Oknum Ngamuk di SDN 2 Sukaraja
”Berdasarkan hasil asesmen dan kunjungan langsung ke rumah Ibu Jijah, diketahui kondisi tempat tinggal yang bersangkutan sudah tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera,” kata Ajid.
Menurutnya, rumah Ibu Jijah sebelumnya telah diajukan melalui program Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) untuk mendapatkan bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada bulan sebelumnya.
Persoalan Ibu Jijah tidak hanya berkaitan dengan kondisi rumah. Berdasarkan hasil konfirmasi, ia juga belum menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pengajuan terkait bantuan sosial, kata Ajid, telah dikoordinasikan dengan Puskesos Desa Cibunarjaya.
Baca Juga :
Hasil asesmen Tagana menyimpulkan Ibu Jijah merupakan warga yang membutuhkan perhatian serta dukungan dari pihak terkait.
Kebutuhan yang dinilai mendesak mencakup material untuk perbaikan rumah sekaligus bantuan pangan guna menunjang kebutuhan sehari-hari.
”Diharapkan adanya tindak lanjut dari pihak terkait agar Ibu Jijah dapat memperoleh bantuan sesuai kondisi dan kebutuhan, baik berupa material perbaikan rumah maupun bantuan pangan,” ujarnya.
Baca Juga :
Bawa-Bawa Nama Wartawan untuk Intimidasi? Bupati Sukabumi: Jangan Rusak Citra Pers!
Kondisi ketimpangan sosial ini menjadi gambaran bahwa persoalan rumah tidak layak huni masih menjadi pekerjaan rumah di tengah pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan kawasan.
Di satu sisi, akses tol dan pembangunan terus berkembang. Namun di sisi lain, masih terdapat warga rentan yang membutuhkan tempat tinggal layak dan pemenuhan kebutuhan dasar.
Kini, hasil asesmen Tagana diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah dan pihak terkait untuk segera melakukan verifikasi serta mengambil langkah penanganan bagi Ibu Jijah.
Hingga berita diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah Desa Cibunarjaya berkenaan langkah upaya apa saja yang telah dilaksanakan, hingga data sosial Ibu Jijah saat ini pada Desil masuk kategori warga prasejahtera atau sejahtera.
Reporter: Sr1
Redaktur: Rapik Utama







