Home / Kabar Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

‎Dugaan Penahanan Ijazah karena Tunggakan Komite, Laskar Fisabilillah Desak Audiensi ke Kemenag Sukabumi

‎Laskar Fisabilillah menyoroti dugaan penahanan ijazah siswa MAN 1 Kota Sukabumi karena tunggakan komite dan akan meminta klarifikasi ke Kemenag Kota Sukabumi/ Foto: Istimewa

‎SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID — Dugaan penahanan ijazah siswa karena persoalan tunggakan uang komite di MAN 1 Kota Sukabumi mendapat sorotan Laskar Fisabilillah Kota Sukabumi.

‎Ketua Laskar Fisabilillah Kota Sukabumi, Abi Kholil, mengatakan pihaknya menerima laporan dari sejumlah orang tua siswa yang mengaku kesulitan mengambil ijazah karena disebut masih memiliki tunggakan uang komite.

‎Abi menegaskan pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan sepihak. Menurutnya, laporan tersebut disertai sejumlah bukti berupa rekaman percakapan dan komunikasi pesan dengan pihak terkait.

‎‎”Kami tidak sembarangan membuat statement ini. Ada laporan dari orang tua siswa yang ketika mau mengambil ijazah itu ditahan karena katanya belum bayar uang komite. Kami sudah ada bukti-bukti, rekaman, chat dan sebagainya,” ujar Abi saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2026).


Baca Juga : ‎

Potret Kemiskinan Abah Jumha Bertahan di Samping Kandang Domba: Tanah Numpang, Sang Anak Sakit Tak Bisa Bekerja

‎Ia menyebut dugaan adanya pungutan di lingkungan MAN 1 Kota Sukabumi juga perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lembaga berwenang. Karena itu, Laskar Fisabilillah berencana mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi pada Jumat (28/8/2026) setelah salat Jumat.

‎Audiensi tersebut akan meminta klarifikasi terkait mekanisme pengambilan ijazah serta status pembayaran komite yang disebut menjadi alasan munculnya persoalan tersebut.

‎”Kalau alasannya iuran sukarela, berarti tidak ada penahanan ijazah dengan alasan tunggakan. Sukarela itu mau memberi ya syukur, tidak juga syukur,” katanya.


‎Baca Juga : ‎

Gardu Induk Jampangkulon 150 KV Dioperasikan PLN, Perkuat Asta Cita Presiden dan Keandalan Listrik Sukabumi Selatan

‎Selain meminta klarifikasi, Laskar Fisabilillah mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi pelanggaran, termasuk terhadap pengelolaan dana komite.

‎”Kami berharap APH bisa mengaudit masalah ini supaya terungkap. Lalu mengaudit juga uang komite ke mana arahnya, dipergunakan untuk apa,” ujarnya.

Abi berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan berdasarkan fakta dan dokumen sehingga tidak menimbulkan asumsi sepihak serta tidak terulang di kemudian hari.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak MAN 1 Kota Sukabumi maupun Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi terkait dugaan penahanan ijazah tersebut. MediaAksara.ID masih berupaya meminta klarifikasi kepada kedua pihak untuk memperoleh informasi yang berimbang.

‎

‎Reporter: Ronald Alexsander

‎‎Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Desa Sukadamai Usulkan 137 Rumah, 124 KPM Terakomodasi Program BSPS 2026 ‎

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Desak Pembangunan Batalyon Ditunda, Aspirasi Rakyat Sukabumi ke KSP dan Ombudsman Direspons ‎

Kabar Daerah

Dua Mahasiswa Masih Hilang di Pantai Cibuaya Sukabumi, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Kabar Daerah

‎Datangi Kades Sukamekar Sukaraja, Petani Bagja Sutra Sukabumi Soroti Batas Wilayah Lahan Eks PTPN  ‎

Kabar Daerah

Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Ciracap

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 Angkat Seni Budaya, DPRD Sukabumi Dorong Pelestarian Tradisi Sunda

Kabar Daerah

Survei Irigasi Warungkiara Dimulai, Petani Sukabumi Menanti Kepastian Jadwal Rehabilitasi ‎

Kabar Daerah

Jampang Ngabhuana 3 di Sukabumi, Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya Pajampangan