Tangkapan Layar Warga Segel Ruang Kades Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kab. Sukabumi / Foto : Video Amatir Warga Ciemas
MEDIAAKSARA.ID – Video penyegelan ruang kerja Kepala Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial dan menuai beragam komentar warganet.
Aksi penyegelan tersebut terjadi pada Senin, 10 Maret 2025, sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam video yang beredar, tampak beberapa warga memasang kayu menyilang pada kusen pintu ruang kerja kepala desa sebagai bentuk protes. Aksi ini berlangsung di hadapan aparat kecamatan.
Baca: https://mediaaksara.id/pln-di-tengah-bencana-pasokan-listrik-pajampangan-berangsur-pulih/
Dari informasi yang dihimpun, penyegelan dipicu oleh kekecewaan warga terhadap Kepala Desa Ciemas, Wisnu Handito, yang diduga jarang berada di kantor, sehingga warga kesulitan menemui dan menyampaikan keperluan mereka.
Kemarahan warga memuncak setelah banjir menerjang Desa Ciemas beberapa hari lalu. Mereka menilai kepala desa kurang memberikan perhatian pada bencana yang terjadi. Bahkan, di saat warga membutuhkan kehadiran pemimpin desa, kepala desa justru tidak berada di tempat.
Baca: https://mediaaksara.id/nestapa-korban-longsor-cikembar-harapan-relokasi-demi-hidup-yang-lebih-aman/
Uju, salah satu warga Desa Ciemas, mengungkapkan bahwa saat banjir melanda, masyarakat datang ke kantor desa untuk melapor, namun kepala desa tidak ada di tempat.
“Saat bencana banjir, situasinya sangat krusial. Warga yang datang ke kantor desa untuk melapor malah tidak bertemu kepala desa. Katanya beliau ada urusan keluarga di Sukabumi dan ke Kantor BPN. Itu yang membuat warga kecewa hingga akhirnya spontan menyegel ruang kerjanya,” ujar Uju.
Menanggapi kejadian ini, Kepala Desa Ciemas, Wisnu Handito, membenarkan adanya penyegelan ruang kerjanya. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti alasan di balik aksi tersebut.
“Untuk pelayanan masyarakat, saya pastikan tidak terganggu. Aktivitas di Kantor Desa Ciemas tetap berjalan seperti biasa,” ujar Wisnu.
Baca: https://mediaaksara.id/peduli-korban-bencana-polres-sukabumi-salurkan-1-200-paket-sembako/
Sementara itu, Camat Ciemas, Usep Supelita, menyatakan bahwa pihaknya telah mengetahui aksi penyegelan tersebut. Bahkan, ia telah dihubungi oleh sejumlah media dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi terkait peristiwa ini.
“Terkait penyegelan ruang kerja Kades Ciemas, ini sudah ramai di media. Beberapa wartawan dan Pak Kadis DPMD sudah menghubungi saya untuk meminta keterangan,” kata Usep.
Lebih lanjut, Usep menyebut bahwa aksi ini merupakan bentuk ketidakpuasan warga terhadap kinerja kepala desa. Untuk mencari solusi, akan diadakan musyawarah pada Rabu, 12 Maret 2025, yang akan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala desa, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Gun Gun Gunardi, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi agar masalah ini dapat difasilitasi oleh Forkopimcam Ciemas.
“Sudah dikomunikasikan untuk dirapatkan dan difasilitasi oleh Pak Camat bersama Forkopimcam,” ujar Gun Gun pada Selasa, 11 Maret 2025.
Penyegelan ruang kerja kepala desa ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera menemukan solusi terbaik demi kepentingan masyarakat Desa Ciemas.
Reporter : Yadi
Redaktur : Rapik Utama







