Home / Peristiwa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:55 WIB

Bocah 5 Tahun yang Hilang di Tepi Kali Cicatih Ditemukan Meninggal, Begini Kronologi Pencarian Dramatis Tim SAR

Tim SAR Gabungan evakuasi Fadlan Alparizi (5) yang tenggelam di Kali Cicatih, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Fadlan Alparizi (5), bocah yang diduga terseret arus Kali Cicatih, Kampung Babakan Gobang RT 01/05, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 13.32 WIB.

Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi yang diduga menjadi titik awal kejadian, setelah seorang pemancing melaporkan melihat sesosok tubuh mengapung di aliran sungai. Tim SAR kemudian menuju lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan proses pencarian dilakukan secara maksimal dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).


“Pencarian dilakukan menggunakan metode penyisiran darat, pemantauan udara dengan drone, serta deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye agar proses pencarian dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Sebelumnya, Fadlan dilaporkan hilang pada Jumat (3/7) sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu korban bermain bersama dua temannya di sebuah musala yang berada tidak jauh dari bantaran Kali Cicatih.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berlari ke arah belakang musala yang berbatasan langsung dengan aliran sungai. Sejak saat itu keberadaannya tidak diketahui dan tidak kembali ke rumah.


Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun korban belum ditemukan sehingga kejadian kehilangan dilaporkan kepada Basarnas.

Menindaklanjuti laporan itu, Pos SAR Sukabumi bersama unsur potensi SAR langsung menggelar operasi pencarian. Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan Aqua Eye pada radius 100 meter dari lokasi kejadian, tim kedua menyisir bantaran sungai sejauh dua kilometer, sedangkan tim ketiga melakukan pencarian dari udara menggunakan drone dengan jangkauan sekitar 300 meter.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polsek Nagrak, Polsek Parungkuda, Koramil Nagrak, Tagana, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Damkar Parungkuda, IEA Sukabumi, CIC, Satpol PP Ciambar, Pemerintah Desa Ciambar, Parungkuda Quick Response, Relawan PKS, ASB, Gema Keadilan Kota Sukabumi, serta masyarakat setempat.

 

Reporter: Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Rumah Terbakar di Palabuhanratu, Seorang Perempuan Tewas Diduga Terjebak Kobaran Api

Peristiwa

Diduga Rem Blong, Dump Truck Picu Kecelakaan Beruntun Libatkan Empat Kendaraan di Jalan Sekarwangi Sukabumi

Peristiwa

Rumah Panggung di Jampangkulon Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Peristiwa

Diduga Sopir Mengantuk, Dump Truk Keluar Jalur dan Hantam Truk Kayu di Sukabumi, Kabin Ringsek Sopir Terjepit

Peristiwa

Balita di Sukabumi Ditemukan Meninggal di Sumur, Polisi Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Peristiwa

Tengah Malam Mencekam di Cisolok! Diduga Korsleting Listrik, Lima Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Peristiwa

Tahanan Kasus Curat Kabur dari Sel Polsek Lengkong, Serang Kanit Reskrim, Akhirnya Ditangkap Kembali

Peristiwa

Pria Misterius Tewas Tertemper KA Pangrango di Jalur Rel Cisaat Sukabumi