Home / Peristiwa

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:33 WIB

Balita di Sukabumi Ditemukan Meninggal di Sumur, Polisi Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Warga dan personel Polsek Ciracap Takziah ke keluarga korban warga Kampung Cadas Ngampar, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Duka menyelimuti warga Kampung Cadas Ngampar, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Seorang balita berusia hampir dua tahun ditemukan meninggal dunia di dalam sumur milik warga pada Sabtu (27/6/2026) petang.

Korban diketahui bernama Ghema Arhan Mubarok, lahir pada 28 Juli 2024, warga Kampung Cadas Ngampar RT 14/ RW 04, Desa Ciracap.

Kapolsek Ciracap, AKP Taopik Hadian, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga terjatuh ke dalam sumur setelah sempat keluar rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.


“Menurut keterangan yang dihimpun, sekitar pukul 16.00 WIB korban sebelumnya bermain di sekitar rumah, kemudian dibawa pulang oleh ibunya. Namun beberapa saat kemudian korban kembali keluar rumah tanpa diketahui orang tuanya. Saat disadari tidak berada di rumah, keluarga bersama warga langsung melakukan pencarian,” ujar AKP Taopik Hadian.

Pencarian berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya sekitar pukul 18.30 WIB korban ditemukan mengambang di permukaan air sumur milik warga bernama Muslih yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban. Penemuan pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Egi yang kemudian memberitahukan kepada keluarga dan warga sekitar.

Selanjutnya, warga bernama Wagianto turun ke dalam sumur untuk melakukan evakuasi. Namun saat berhasil diangkat ke permukaan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Ciracap langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan.


“Dari hasil pemeriksaan di lokasi dan keterangan para saksi, tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Kejadian ini merupakan musibah yang diduga terjadi saat korban lepas dari pengawasan orang tua. Pihak keluarga juga telah menyatakan menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan penolakan secara resmi,” jelas Kapolsek.

Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka dan direncanakan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Atas kejadian tersebut, AKP Taopik Hadian mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya balita, mengingat banyaknya potensi bahaya di lingkungan sekitar rumah seperti sumur, kolam, sungai, maupun saluran air yang dapat mengancam keselamatan anak.

 

Sumber: @Jj4

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Misteri Mayat Perempuan di Sungai Cicatih Terungkap, Keluarga Datang Bawa Kabar Mengejutkan

Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Jembatan Cilubang Sukabumi, Diduga Bunuh Diri

Peristiwa

Kebakaran Lahan di Cikundul, BPBD dan Damkar Sukabumi Bergerak Cegah Api Meluas

Peristiwa

Kecelakaan Ketiga dalam Sepekan! Truk Boks Tabrak Tiang Telepon di Jampangkulon

Peristiwa

Awas Kecelakaan! Rem Blong di Jalan Menurun, Truk Colt Diesel Terperosok di Cikidang Sukabumi

Peristiwa

Bravo! Ratusan Botol Miras Disita Polisi di Sukabumi, Tiga Penjual Ditindak dalam Razia Dadakan

Peristiwa

Diduga Mabuk, Pria Bersenjata Golok Ngamuk di Dapur MBG Sukabumi, Fasilitas Rusak dan Polisi Selidiki Motif

Peristiwa

Kebakaran Lahan Alang-alang di Waluran Berhasil Dipadamkan, Damkar Gerak Cepat Cegah Api Meluas