Dapur umum posko bencana kelurahan Palabuhanratu / Foto : Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi, khususnya Palabuhanratu, pada Kamis malam (06/03/2025) meninggalkan dampak yang cukup berat bagi masyarakat. Meski air telah surut, tantangan pasca banjir masih terasa, terutama dalam membersihkan lumpur yang menutupi fasilitas umum dan lingkungan warga.
Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi, bersama jajaran melakukan monitoring dan evaluasi terhadap wilayah terdampak, Minggu (08/03/2025). Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) guna membersihkan fasilitas umum seperti masjid dan mushola yang terkena lumpur.
“Kami memastikan kondisi masyarakat yang terdampak, terutama rumah-rumah di pinggir sungai yang mengalami kerusakan berat. Dipastikan warga yang rumahnya tidak bisa ditempati, tentu tidak dapat memasak sendiri. Oleh karena itu, kami mendistribusikan makanan dari dapur umum, terutama untuk berbuka puasa dan sahur,” ujar Yadi.
Beberapa wilayah di Kelurahan Palabuhanratu yang terdampak cukup parah akibat banjir di antaranya RW 22, RW 23, RW 11, RW 08, RW 07, dan RW 02. Saat ini, pihak kelurahan masih terus melakukan pendataan agar tidak ada warga yang terlewat dalam penerimaan bantuan.
“Kami terus mendata warga terdampak yang mungkin belum mendapatkan bantuan. Jangan sampai ada yang terlewat karena tidak terdata,” tambahnya.
Baca: https://mediaaksara.id/hujan-deras-wilayah-palabuhanratu-terkepung-banjir/
Dalam upaya pemulihan, pihak kelurahan bersama tim Damkar Palabuhanratu telah membersihkan sejumlah fasilitas publik, termasuk Masjid Al-Ikhlas di RT 03/RW 11 Kampung Cempaka Putih.

Selain upaya pemerintah dan relawan, Yadi juga mengajak para donatur untuk ikut membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Posko bencana tingkat kecamatan telah dibuka di kantor Kelurahan Palabuhanratu sebagai pusat penggalangan bantuan.
“Kami membuka pintu bagi para donatur yang ingin membantu. Saat ini, masyarakat masih sangat membutuhkan sembako, peralatan tidur, pakaian, alat sekolah, dan perlengkapan bayi. Donasi bisa langsung disalurkan melalui posko bencana di kantor kelurahan,” pungkasnya.
Baca: https://mediaaksara.id/ibukota-sukabumi-masuk-status-tanggap-darurat-bencana/
Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial dan gotong royong dalam menghadapi cobaan. Di balik duka, selalu ada hikmah berupa kebersamaan dan semangat untuk bangkit kembali.
Koresponden : A. Tpk
Redaktur : Rapik Utama







