Warga terdampak banjir di Kp. Sumur Tujuh, RT 06/RW 05, Ds. Bojong, Kec. Cikembar, Kab.Sukabumi / Foto : Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Hujan deras yang mengguyur pada Kamis malam, 7 Maret 2025, sekitar pukul 22.00 WIB, menyebabkan banjir setinggi 1-2 meter di Kampung Sumur Tujuh, RT 06/RW 05, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Kasi Trantib Kecamatan Cikembar, Andi mengatakan bahwa data sementara, akibat bencana banjir tersebut telah erendam sekitar 148 rumah, mengakibatkan 132 kepala keluarga (KK) terdampak. Dan sebagian warga mengungsi ke kantor desa, sekitar 200 jiwa sempat terjebak banjir dengan ketinggian air mencapai 1,8 hingga 2 meter.
Baca: https://mediaaksara.id/hujan-deras-wilayah-palabuhanratu-terkepung-banjir/
“Hingga Jumat dini hari, tim gabungan dari BPBD, PMI, Armed, Dinsos, Babinsa, Babinkamtibmas, serta relawan menggunakan dua perahu karet untuk mengevakuasi korban. Pada pukul 02.30 WIB, sebanyak 48 orang berhasil dievakuasi ke balai desa , dan pada pukul 09.00 WIB, total warga yang dievakuasi mencapai 115 jiwa,” pungkasnya.
Selain melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Bojong, tim gabungan juga melakukan assessment terhadap dampak bencana. Hingga saat ini, taksiran kerugian masih dalam perhitungan, termasuk kerusakan rumah dan lahan pertanian warga.
Baca: https://mediaaksara.id/longsor-dan-banjir-di-simpenan-jalan-kiaradua-bagbagan-kembali-terhambat/
Bantuan darurat yang dibutuhkan meliputi makanan, minuman, obat-obatan, perlengkapan bayi seperti popok, serta alas tidur, tikar, dan selimut. Saat ini, kondisi air mulai surut, sebagian warga telah kembali ke rumah untuk melakukan pembersihan.
“Kami terus memantau situasi dan memastikan warga mendapatkan bantuan,” ujar Andi melalui sambungan telepon, Jumat (07/03/2025).
Baca: https://mediaaksara.id/jembatan-putus-di-simpenan-akses-jalan-nasional-bagbagan-kiaradua-lumpuh/
Diketahui sebelumnya ,beredar video amatir salah satu warga menginfokan kejadian musibah bencana banjir di wilayah kampung sumur tujuh,desa bojong dan wilayah lainnya ramai menjadi perhatian warga dan aparat dimedia sosial .
Reporter : De
Redaktur : Rapik Utama







