Home / Kabar Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:06 WIB

Jalan Licin Diduga Terdampak Aktivitas Proyek Tol, Pengendara Patah Tulang: Keluarga Minta Pendampingan Selama Masa Pemulihan

Boyke Pradana masih terbaring di RSUD Sekarwangi Cibadak akibat mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Karangtengah-Cirendeu, Kabupaten Sukabumi akibat kondisi jalan licin dan berlumpur yang diduga aktivitas proyek Tol Bocimi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Pasca kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Karangtengah–Cirendeu, Desa Cihelang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (14/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Dua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka setelah kendaraan yang mereka tumpangi tergelincir di jalan licin dan berlumpur.

Warga menyebut kondisi jalan tersebut diduga dipicu oleh aktivitas kendaraan berat pengangkut material tanah untuk proyek pembangunan Tol Bocimi Seksi III.

Akibat kejadian itu, Boyke Pradana, seorang pekerja klinik, mengalami patah tulang bahu dan harus menjalani operasi di RSUD Sekarwangi. Sementara dr. Neneng Fitria mengalami memar di kepala serta sejumlah luka di bagian tubuh lainnya dan sempat mendapatkan perawatan di RS Secapa Polri Kota Sukabumi.


Ibu korban Boyke, Erna Wati, mengatakan biaya operasi anaknya telah ditanggung melalui BPJS Kesehatan. Namun, Boyke masih harus menjalani kontrol dan pemeriksaan rutin selama enam bulan ke depan sebagai bagian dari proses pemulihan.

“Anak saya harus menjalani pemeriksaan rutin setiap hari Senin selama enam bulan ke depan. Untuk biaya rumah sakit sudah ditanggung BPJS,” ujar Erna, Jumat (19/6/2026).


Menurutnya, pihak keluarga berharap perusahaan yang terlibat dalam proyek pembangunan dapat memberikan bantuan selama masa pemulihan korban. Ia mengungkapkan usai musibah, perwakilan proyek dan humas perusahaan telah mendatangi rumah korban untuk menyampaikan perhatian serta mendengarkan harapan keluarga.

Erna menambahkan, pihak perusahaan melalui salah satu perwakilannya telah memberikan bantuan awal sebesar Rp1 juta untuk kebutuhan operasional selama korban menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara bantuan lanjutan masih menunggu proses pengajuan ke manajemen perusahaan.

“Kami berharap ada dukungan untuk proses pemulihan karena korban masih memiliki tanggungan keluarga dan kemungkinan belum bisa kembali bekerja secara normal dalam waktu dekat,” katanya.

 

Sumber: @Rud1 T

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Curhat Pengelola PKBM dan LKP ke Wamendikdasmen “Sekolah Disetarakan, tetapi Kesejahteraan Tidak Setara”

Kabar Daerah

Bongkar Jaringan Sabu di Surade dan Ciemas, Tiga Tersangka Ditangkap, Puluhan Paket Narkoba Disita Polisi Sukabumi

Kabar Daerah

Tak Perlu Khawatir Kehabisan Listrik, PLN Ajak Pelanggan Cek Sisa kWh dan Beli Token Lewat PLN Mobile

Kabar Daerah

Oknum Kades di Ciemas Positif Sabu! Polisi Sukabumi Ungkap Fakta, Statusnya Bukan Pengedar 

Kabar Daerah

Kementerian Haji, Umrah Bersama IPHI Sukabumi Ingatkan Masyarakat Waspada Jangan Tertipu Travel Murah 

Kabar Daerah

Heboh! Kades di Sukabumi Dijemput Polisi dari Rumah, Warga Geger hingga Viral di Grup WhatsApp

Kabar Daerah

Hari Ke-20 Digembleng, Tim Paskibra Jampangkulon Matangkan Persiapan Upacara HUT ke-81 RI

Kabar Daerah

Sambut HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM STISIP Widia Puri Mandiri Kerja Bakti Tata Lapangan Utama Jampangkulon