Home / Pemerintahan

Rabu, 22 April 2026 - 14:04 WIB

PKK Bojong Jadi Percontohan Kecamatan Cikembar, Penguatan Kader dan Tekan Penurunan Stunting Sukabumi

Pembinaan TP PKK se Kecamatan Cikembar dengan fokus penguatan kader dan percepatan penanganan stunting di aula kantor Desa Bojong Sukabumi/ Foto: MediaAksara 

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, menggelar pertemuan rutin Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan yang berfokus pada penguatan kapasitas kader serta percepatan penanganan stunting, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan pembinaan dihadiri puluhan kader PKK desa serta Camat Cikembar, dan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kecamatan sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan.

Kepala Desa Bojong, Lahudin, menjelaskan kegiatan rutin pekan keempat April ini sengaja dipusatkan di Desa Bojong yang telah ditunjuk sebagai lokasi sentral pembinaan oleh pihak kecamatan.

Penunjukan tersebut, menurutnya, menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah desa dan para kader PKK. Hal ini sekaligus menunjukkan kepercayaan menjadikan Bojong sebagai percontohan dalam penguatan kelembagaan dan kapasitas kader.

“Pembinaan ini menitikberatkan pada pemahaman tugas pokok dan fungsi kader, serta penguatan wawasan melalui edukasi berkelanjutan. Hasilnya, terjadi perubahan pola pikir kader yang semakin memahami peran mereka di masyarakat,” ujar Lahudin.

Kepala Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Lahudin diwawancara awak media / Foto: MediaAksara
Kepala Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Lahudin diwawancara awak media / Foto: MediaAksara

Ia menambahkan, dengan pembinaan yang konsisten, para kader kini lebih siap menjalankan tugas di lapangan.

” Diharapkan para kader melaksanakan tugasnya semakin baik, lebih paham dan terarah,” ungkapnya.

Selain penguatan kapasitas, kegiatan juga menjadi sarana intervensi langsung dari kecamatan dalam mendukung program prioritas, khususnya pencegahan dan penanganan stunting. Edukasi dan pendampingan diberikan agar kader mampu menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat.

Di Desa Bojong sendiri terdapat 8 posyandu dengan total 40 kader aktif, di mana setiap posyandu didukung oleh lima kader. Seluruhnya dinilai bekerja secara sinergis dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

Meski kasus stunting masih ditemukan, pemerintah desa bersama PKK terus melakukan langkah strategis melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif guna menekan angka stunting secara bertahap.

 

Reporter: Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Revisi Perda Ketenagakerjaan Sukabumi Mulai Digodok, DPRD Buka Ruang Masukan Publik

Pemerintahan

Hardiknas 2026, Baperida Sukabumi Ungkap Strategi Peningkatan SDM & Infrastruktur Pendidikan

Pemerintahan

Peran DPR Dibedah di Kampus: Hergun Dorong Mahasiswa UMMI Kritis Berbasis Data

Pemerintahan

Soal Pilkades Digital 2027 dan TGR Desa, DPMD Sukabumi Angkat Bicara

Pemerintahan

Hardiknas 2026 Sukabumi: PGRI Ungkap Fokus Profesionalisme Guru dan Dorong Kesejahteraan

Pemerintahan

Hardiknas, DPRD Sukabumi Soroti Dukungan Anggaran dan Kesejahteraan Guru

Pemerintahan

65 Jamaah Haji Sukabumi Siap Berangkat 7 Mei 2026, Kemenhaj: Kuota Turun Drastis Jadi Adaptasi

Pemerintahan

Hardiknas 2026 Jadi Alarm Pendidikan: Bupati Sukabumi Beberkan Ketimpangan dan Akselerasi Perbaikan Sekolah