Home / Kabar Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 09:27 WIB

Dianggap Gulma, Ternyata Ampuh! Harendong Bulu Jadi Obat Alami Andalan Warga Halimun Salak

Daun harendong bulu (Clidemia hirta) sebagai obat alami tumbuh di wilayah penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi/ Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID — Di kawasan desa penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), tumbuh tanaman liar yang kerap dianggap sepele: harendong bulu. Meski sering dikategorikan sebagai gulma, tanaman ini justru menyimpan manfaat penting bagi masyarakat sekitar.

Secara turun-temurun, warga memanfaatkan harendong bulu sebagai obat alami. Daunnya dipetik, diremas, lalu ditempelkan pada luka ringan untuk membantu menghentikan pendarahan.

“Kalau luka, langsung pakai ini. Cepat kering,” ujar Warti (48), warga Desa Cipeuteuy.

Secara ilmiah, tanaman dengan nama latin Clidemia hirta ini mengandung flavonoid dan tanin yang berfungsi sebagai antibakteri sekaligus membantu proses penyembuhan luka.

Meski tumbuh liar dan cepat menyebar, harendong bulu tetap menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat desa. Namun, pengetahuan ini perlahan mulai memudar seiring perubahan zaman, terutama di kalangan generasi muda.

Padahal, tanaman sederhana di sekitar hutan seperti harendong bulu membuktikan alam tidak hanya menyediakan sumber daya fisik, tetapi juga menyimpan pengetahuan berharga yang layak dilestarikan.

 

Reporter: Asep M-Rhe

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kader Demokrat Turun ke Pantai Citepus, Gerakan Indonesia Asri Langit Biru Gaungkan Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan

Kabar Daerah

Heri Gunawan Desak Evaluasi Total Program MBG, Soroti Dugaan Susu Kedaluwarsa Penyebab Puluhan Siswa Keracunan

Kabar Daerah

MUI Kabupaten Sukabumi Kunjungi Kasepuhan Ciptamulya, Sampaikan Doa bagi Korban Kebakaran

Kabar Daerah

Diduga Abai Atau Sengaja? Sungai Berubah Keruh, Warga Cikembar Riskan Limbah Batu Hijau Cemari Sumber Air Bersih

Kabar Daerah

Resmi Bertransformasi, Perumda BPR Sukabumi Kini Bernama PT Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi (Perseroda)

Kabar Daerah

Relawan KDM Sukabumi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya

Kabar Daerah

Kasus 39 Siswa Diduga Keracunan MBG di SPPG Cibadak, Dinkes Sukabumi Temukan Susu Expired dan Tunggu Hasil Lab

Kabar Daerah

ESDM Jabar Tutup Tiga dari Sepuluh Tambang Batu Hijau di Cikembar! Ancaman PETI di Pidana hingga Denda Rp100 Miliar