Tangkapan layar anak SD bentang karton protes jalan rusak, kecamatan warungkiara, kabupaten sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Aksi spontan sejumlah anak sekolah dasar berdiri di jalan rusak sambil membawa karton protes di Kampung Babakan hingga Ciaraksan, Desa Mekar Jaya, viral di media sosial dan menyentak perhatian publik. Dalam karton tertulis pesan menohok: “Kami lebih butuh perbaikan jalan daripada MBG.”
Dalam aksi terekam realitas keseharian anak-anak berangkat ke sekolah harus menempuh jalan berlumpur, berlubang, dan licin. Kondisi jalan rusak dinilai membahayakan keselamatan sekaligus mengganggu aktivitas pendidikan warga setempat.
Menanggapi viralnya peristiwa tersebut, Camat Warungkiara Toni Sugiharto angkat bicara usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Warungkiara Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Warungkiara, Kamis (12/2/2026).

Kepada awak Media, Toni menegaskan pihak kecamatan telah melaporkan kondisi jalan rusak kepada Bupati Sukabumi dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) karena ruas jalan tersebut merupakan kewenangan kabupaten.
“Kami sudah laporkan langsung. Insyaallah akan dipantau, karena itu jalan kabupaten,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam Musrenbang 2026, infrastruktur menjadi prioritas utama pembangunan Kecamatan Warungkiara, disusul jalan lingkungan, lampu penerangan umum (PJU), rutilahu, dan program pendukung lainnya. Toni berharap seluruh usulan dari 12 desa dapat diakomodir dan mendapat dukungan Bapelitbangda demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







