Disperkim Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan pembangunan 100 rumah khusus bagi warga terdampak bencana di Kampung Gempol, Palabuhanratu, Jum’at (23/01/2026) di Pendopo Sukabumi. / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat koordinasi perencanaan pembangunan penanggulangan bencana daerah yang terjadi di wilayah Palabuhanratu. Rapat berlangsung Jumat (23/01/2026) di Pendopo Sukabumi.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkim Kabupaten Sukabumi, Rudi Abdulah, menjelaskan rapat merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi.
“Alhamdulillah hari ini kita baru selesai melaksanakan rapat lanjutan bersama beberapa OPD, seperti BPBD, DPUTR, Disdukcapil, Dinas Sosial, Pimpinan Ponpes Assalam dan Disperkim. Rapat membahas pembentukan tim teknis jelang pelaksanaan kegiatan pembangunan rumah khusus bagi warga terdampak bencana di Kampung Gempol, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu,” ujarnya mewakili Kepala Disperkim.
Menurut Rudi, seluruh perangkat daerah yang terlibat telah menugaskan staf yang kompeten sesuai bidang masing-masing. DPUTR, misalnya, siap mengirimkan personel untuk pengukuran lahan serta pemetaan menggunakan drone. Disperkim menyiapkan tenaga teknis sipil, Disdukcapil bertanggung jawab terhadap pendataan kependudukan, sementara BPBD akan mendampingi dari sisi mekanisme kebencanaan dan persiapan pelaksanaan rumah khusus.
Dalam perencanaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyiapkan pembangunan 100 unit rumah khusus di atas lahan seluas 1,8 hektare. Data awal dari BPBD mencatat sebanyak 83 unit rumah warga terdampak yang akan diprioritaskan.
Rudi menambahkan, tahapan pelaksanaan telah disusun secara bertahap. Pada awal pekan, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Kodim untuk dukungan pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, sosialisasi kepada masyarakat direncanakan pada Selasa, dilanjutkan dengan persiapan alat berat pada Rabu hingga Kamis. Pematangan lahan ditargetkan mulai Jumat atau Sabtu di lokasi Kampung Gempol, Desa Cikadu.
“Kami berharap masyarakat yang terdampak dapat bersabar. Pembangunan ini membutuhkan proses, namun kami optimistis hasilnya nanti berupa hunian yang aman, nyaman, dan layak untuk ditempati,” pungkasnya.
Reporter : Nald
Redaktur : Rapik Utama







