Home / Peristiwa

Senin, 29 Desember 2025 - 11:05 WIB

Hujan Sehari, Sukabumi Diterjang Banjir–Longsor, Ratusan Warga Mengungsi

BPBD rilis dampak hujan lebat picu banjir dan longsor di beberapa kecamatan di Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sukabumi pada Minggu (28/12/2025) memicu rangkaian bencana alam di sejumlah wilayah. Banjir dan tanah longsor dilaporkan terjadi di Kecamatan Nyalindung, Gegerbitung, dan Cireunghas, mengakibatkan ratusan warga mengungsi, infrastruktur rusak, serta aktivitas masyarakat lumpuh.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, dampak kerusakan dan gangguan terhadap kehidupan warga dinilai cukup signifikan.

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, informasi sementara menyampaikan sekitar 200 jiwa di Kecamatan Nyalindung terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara untuk menghindari potensi bencana susulan.

Baca: https://mediaaksara.id/upah-2026-ditetapkan-kdm-naik-631-persen-serikat-buruh-sukabumi-kecewa-dinilai-abaikan-rekomendasi-daerah/

“Pengungsian dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat kondisi tanah masih labil,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

BPBD mencatat 1 rumah rusak berat, 3 rumah rusak sedang, serta 32 rumah sempat terendam banjir meski kini air telah surut. Sejumlah rumah lainnya masih terancam longsor, terutama di Kampung Pasirkadu, Pasirkandel, dan Maridan.

Kerusakan juga melanda fasilitas umum. Lima jembatan dilaporkan rusak hingga terputus, menyebabkan akses antar desa lumpuh total. Beberapa ruas jalan desa dan jalur penghubung antar kecamatan tidak dapat dilalui kendaraan. Selain itu, saluran irigasi, tempat ibadah, serta bangunan sekolah turut terdampak.

Baca: https://mediaaksara.id/pmi-gandeng-atma-connect-internet-satelit-siaga-bencana-hadir-di-5-desa-sukabumi/

Di Kecamatan Gegerbitung, luapan Sungai Cimandiri menggenangi lebih dari 30 hektare sawah, mengancam mata pencaharian para petani. Sementara di Kecamatan Cireunghas, banjir setinggi kurang lebih satu meter merendam permukiman warga, 1 sekolah SMK, 1 masjid, serta 25 rumah milik 31 kepala keluarga atau 89 jiwa.

Kondisi diperparah dengan padamnya aliran listrik di sejumlah desa, sehingga aktivitas warga pasca bencana menjadi semakin terbatas.

Baca:https://mediaaksara.id/mengetuk-pintu-langit-di-penghujung-tahun-doa-dan-shalawat-untuk-keselamatan-bangsa-dan-astacita/

BPBD Kabupaten Sukabumi mengingatkan potensi bencana susulan masih tinggi, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

“Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika muncul tanda-tanda alam yang membahayakan,” tegas Daeng.

Saat ini BPBD bersama unsur Forkopimcam dan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) masih melakukan asesmen, penanganan darurat, serta pembersihan material banjir dan longsor. Taksiran kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Terbongkar! Ribuan Pil Tramadol Siap Edar di Sukabumi, Dua Pemuda Pendatang Ditangkap, Bandar Masih DPO

Peristiwa

Longsor Sukalarang Tewaskan Satu Warga, BPBD Sukabumi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Rumah Warga di Kabandungan Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting Listrik Jadi Pemicu

Peristiwa

Modus Galon Terbongkar! 272 Liter Pertalite Ilegal Disikat Polisi di Sukabumi

Peristiwa

Fakta Mengejutkan di Balik Laka Cikembar: Ambulans Tanpa Sirine Tabrak Pick Up di Jalur Lawan!

Peristiwa

Adu Banteng di Cikembar! Pick Up Hancur, 3 Penumpang Terjepit usai Tabrakan dengan Ambulans Baznas

Peristiwa

Tangis Pilu Ibu di Sukabumi: 4 Bulan Menunggu Keadilan, Kasus Dugaan Pelecehan Anak “Sodom1” Tak Kunjung Terang

Peristiwa

Tragis! Main Saat Hujan Deras, Bocah 4 Tahun di Kalibunder Terseret Arus Parit hingga Meninggal