Home / Kabar Daerah

Kamis, 1 Mei 2025 - 20:54 WIB

Wabup Andreas Buka Suara Tanggapi Buruh! Dari Puskesmas Gratis Hingga Janji Hidupkan Tripartit

Forkompimda Kabupaten Sukabumi hadir Hari Buruh Internasional bersama yang digelar FSB KIKES KSBSI Sukabumi Raya/ Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Tak seperti perayaan Hari Buruh Internasional pada umumnya, ratusan buruh dari Federasi Serikat Buruh Kimia, Industri Umum, Farmasi dan Kesehatan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSB KIKES KSBSI) Sukabumi Raya memperingatinya dengan halal bihalal dan sesi curhat bersama Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, di Pusbangdai Cikembang, Kecamatan Cikembar.

Ketua FSB KIKES KSBSI Sukabumi Raya, Nendar Supriatna, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk baru dalam memperjuangkan aspirasi buruh tanpa harus turun ke jalan. “Kami diberi ruang untuk curhat, tidak perlu panas-panasan, tapi nilai perjuangan tetap ada,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, buruh menyampaikan keluhan seputar layanan kesehatan, akses jalan, tidak berfungsinya forum tripartit, hingga dampak perang dagang global terhadap sektor industri lokal. ” Kami ingin layanan kesehatan yang lebih baik, tripartit diaktifkan kembali, dan akses jalan diperhatikan,” ujar Nendar.

Baca: https://mediaaksara.id/mayday-membara-di-sukabumi-buruh-ksbsi-ledakkan-tuntutan-bpjs-kerja-pengawasan-jalan-rusak-dan-pungli-merajalela/

Namun, Nendar menegaskan, Serikat buruh tidak hanya mengeluh, melainkan juga menyodorkan alternatif solusi atas persoalan yang mereka hadapi. “Kami tidak tinggal diam, solusi selalu kami sertakan dan aspirasi akan terus dikawal,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sukabumi Andreas menyampaikan bahwa semua curhatan sudah diterima dan akan dibahas lebih lanjut secara teknis oleh pemerintah daerah.

Baca: https://mediaaksara.id/siang-bolong-rumah-warga-di-warungkiara-sukabumi-hangus-terbakar-saat-ditinggal-ke-kebun/

“Kami tengah menyiapkan skema layanan kesehatan gratis di Puskesmas cukup dengan menunjukkan KTP Kabupaten Sukabumi,” kata Andreas.

Ia juga menyatakan akan menghidupkan kembali forum tripartit sebagai wadah dialog antara pemerintah, pengusaha, dan buruh. ” Tripartit akan coba kami aktifkan kembali,” tegasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/pengungsi-longsor-di-cikembar-menanti-kepastian-relokasi-pemdes-bojong-desak-kebijakan-regulasi-darurat-penanganan-bencana/

Andreas menambahkan, partisipasi buruh dan masyarakat juga penting untuk mendorong kemajuan daerah. Ia mengajak semua pihak mendukung iklim investasi yang sehat agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat dan lapangan kerja terbuka luas. ” Jangan beri ruang untuk pihak yang mempersulit investasi. Investasi yang masuk bisa bantu sejahterakan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar

Kabar Daerah

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Sukabumi Justru Terima Setengahnya, Ada Apa di Balik Rantai Distribusi?

Kabar Daerah

Operasi Lebih Aman di RSUD Jampangkulon, Peran Dokter Anestesi Jadi Kunci Keselamatan Pasien