Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menghadiri Forum Perangkat Daerah (FPD) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tahun 2026, Kamis (12/2/2026)./ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Wali Kota Ayep Zaki menegaskan komitmennya terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan transparan. Penegasan itu disampaikan saat membuka Forum Perangkat Daerah (FPD) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tahun 2026, Kamis (12/2/2026).
Di hadapan seluruh peserta forum, Ayep Zaki menyatakan dengan lugas bahwa tidak ada ruang bagi praktik “bagi-bagi proyek” maupun “jual beli jabatan” di lingkungan Pemerintah Kota Kota Sukabumi. Menurutnya, integritas dan profesionalisme aparatur menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
” Komitmen ini tidak bisa ditawar. Tata kelola pemerintahan harus berjalan secara profesional dan transparan. Tidak ada kepentingan kelompok atau segelintir orang,” tegas Ayep.
Ayep Zaki mengungkapkan fokus pembangunan Kota Sukabumi pada tahun 2026 sudah ditetapkan secara jelas, yakni pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan ruas-ruas jalan. Ia menekankan anggaran yang bersumber dari rakyat harus kembali dirasakan langsung oleh masyarakat.
” Uang rakyat harus kembali ke rakyat dalam bentuk jalan yang mulus dan infrastruktur yang berkualitas, bukan habis untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” ujarnya.
Baca : https://mediaaksara.id/hpn-2026-pwi-peringatkan-bahaya-propaganda-asing-di-balik-media-sosial/
Ayep menilai, kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat menjadi kunci agar seluruh program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata.
” Mari kita kawal bersama agar indikator pembangunan tidak hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi benar terwujud dan dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan arah pembangunan yang bersih, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik demi mewujudkan Sukabumi Bersih, Sukabumi Maju.
Reporter: Ronald Alexanders
Redaktur: Rapik Utama







