Konferensi pers panitia pelaksana kegiatan (PPK) pembangunan gedung MUI Kabupaten Sukabumi senilai Rp3 Milyar digelar di Kantor MUI, Islamic Center Cisaat, Senin (13/4/2026)/ Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Polemik pembangunan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi senilai Rp3 miliar mulai menemui titik terang. Melalui konferensi pers yang digelar di Kantor MUI, Islamic Center Cisaat, Senin (13/4/2026), panitia pelaksana kegiatan (PPK) akhirnya buka suara terkait isu proyek mangkrak.
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK), Muh. Afrizal Adhi Permana, didampingi konsultan pengawas serta perwakilan CV. Elegan Pratama Mandiri, Agus selaku sub kontraktor dari CV. Sayaka Berkah Utama (Rekanan Penyedia pekerjaan kontruksi Pembangunan Gedung MUI). Afrizal membantah proyek tersebut belum bisa dikategorikan mangkrak.
Menurutnya, proses pembangunan masih berjalan dan saat ini tengah memasuki tahap evaluasi sesuai regulasi yang berlaku.
“Pembangunan Gedung MUI belum bisa dinyatakan mangkrak karena proses masih berlanjut. Evaluasi masih berjalan, dan pembangunan juga tetap berjalan,” tegas Afrizal.
Ia juga menegaskan isu yang menyebutkan bahwa anggaran pembangunan telah habis atau disalahgunakan. Afrizal memastikan kondisi keuangan tetap aman dan terkendali.
- Baca Juga: https://mediaaksara.id/mui-sukabumi-ajak-tabayun-gus-uha-sebut-penyegelan-proyek-dinamika-internal/
“Kami pastikan keuangan MUI aman. Tidak benar jika disebutkan dana sudah habis diberikan kepada pelaksana. Itu hoaks,” ujarnya.
Lebih lanjut, Afrizal menjelaskan terhadap dinamika yang terjadi di lapangan merupakan hal yang wajar dalam proses pembangunan proyek konstruksi. Ia berharap polemik yang berkembang tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menghadirkan konsultan pengawas untuk memberikan penjelasan teknis terkait progres dan regulasi proyek.
Saat ini, Afrizal menyebutkan progres pembangunan Gedung MUI disebut telah mencapai 89 persen, dengan sisa anggaran yang masih tersedia dan pekerjaan yang terus berlanjut.
“Kami optimistis dalam waktu dekat pembangunan bisa segera diselesaikan,” pungkasnya.
Reporter: Sr1
Redaktur: Rapik Utama
Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id







