Home / Kabar Daerah

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:25 WIB

Menu MBG Ibu Hamil dan Balita di Sukabumi Tuai Kritik, SPPG Cijulang Jampangtengah Nonaktifkan Penerima

Tangkapan layar menu MBG untuk Ibu Hamil dan Balita dari SPPG Cijulang Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan publik setelah menu makanan yang dibagikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menuai kritik di media sosial.

Perdebatan bermula dari unggahan akun Facebook Abdul Hamdan pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Hingga Kamis (28/5/2026), unggahan tersebut ramai diperbincangkan dan mendapat ratusan respons dari warganet, mulai dari komentar, tanda suka hingga dibagikan ulang.

Dalam unggahan itu, terlihat paket menu MBG berisi nasi putih, crispy chicken, orek tempe, rebusan labu dan buncis, serta buah jeruk. Paket makanan tersebut disebut diperuntukkan bagi kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui (Busui), dan balita.

Namun, menu tersebut justru menuai kritik dari pengunggah. Dalam keterangannya, ia menilai kualitas makanan yang diberikan belum sesuai harapan dan kebutuhan penerima manfaat.


“Ya Allah, ini MBG Desa Cijulang parah. Ini untuk ibu menyusui dan balita. Tolong dipikirkan, karena ini dibiayai pemerintah, bukan uang pribadi. Sudah berbulan-bulan menu tidak pernah benar, tidak sesuai anjuran,” tulis pengunggah dalam terjemahan bahasa Indonesia.

Saat dikonfirmasi, pemilik akun, Abdul Hamdan membenarkan bahwa dirinya yang mengunggah foto tersebut. Ia menjelaskan, makanan diterima dari pembagian di Posyandu Anyelir Desa Cijulang, kemudian dipindahkan ke wadah plastik milik penerima manfaat.

“Menu itu dibawa pulang. Penerima manfaat membawa wadah sendiri untuk memindahkan dari omprengan,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Ia berharap kritik yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak pengelola program.

“Semoga ada perbaikan menu oleh SPPG Desa Cijulang,” katanya.


Sementara itu, Kepala SPPG Cijulang, Hadian, menyebut persoalan tersebut sebagai urusan internal. Ia juga mengaku keberatan persoalan itu dipublikasikan ke media.

“Sudah dinonaktifkan penerima manfaat tersebut. Ini urusan internal, tidak perlu ikut campur,” cetusnya.

Hadian juga menilai adanya upaya menggiring opini publik terhadap lembaga yang dipimpinnya.

“Anda sendiri yang meng-up ke media. Seolah ada kerja sama untuk menjatuhkan SPPG saya,” pungkasnya ke awak media melalui seluler.

Ia mengaku khawatir polemik tersebut berdampak pada para relawan yang terlibat dalam program MBG.

“Kalau mereka kehilangan pekerjaan, apakah Anda mau tanggung jawab?” katanya.


Meski demikian, Hadian memastikan pengelolaan anggaran program dilakukan secara transparan dan berada dalam pengawasan lembaga resmi, termasuk BPKP dan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Setiap uang yang kami belanjakan di SPPG tersebut akan dilaporkan ke BPKP, jadi aman. Setiap SPPG ada pelaporan tersendiri lewat website yang hanya bisa diakses oleh KA SPPG,” jelasnya.

Ia juga mempertanyakan mengapa kritik hanya diarahkan kepada program MBG.

“Nah jika uang pajak dan APBD masih dipermasalahkan, kenapa tidak dari dulu mempermasalahkan program pemerintah sebelumnya seperti BPJS atau KIP?” ungkapnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

DPU Sukabumi Usulkan Perbaikan TPT Jalan Cibatu–Cicantayan yang Rusak

Kabar Daerah

Laskar Fisabilillah Soroti Pengawasan Miras di Sukabumi, Pemkot Didesak Bertindak

Kabar Daerah

Terjerat Kasus Dugaan Pencurian di Toserba Sukabumi, Driver Ojol Berharap Keadilan Restoratif di Polsek Cibadak

Kabar Daerah

Kekeringan Berlanjut: BPBD Sukabumi Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 200 KK Warga Cikakak

Kabar Daerah

Petani Bagja Sutra Kobarkan Semangat Perjuangan Reforma Agraria dan Janji Relokasi Lahan Yon TP Ditagih Rakyat! ‎

Kabar Daerah

Petani Sukabumi Kawal Kesepakatan Lahan Relokasi Batalion TP 345, Bukan Sekadar Janji Redam Aksi Rakyat ‎

Kabar Daerah

Jalan Mareleng–Kadaleman Rusak, UPTD PU Jampangkulon: Perbaikan Diusulkan Anggaran Perubahan  ‎

Kabar Daerah

HUT ke-67 Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Aksi Sosial dan Layanan Gratis ‎