Petugas BPP Cikembar Simbolis Salurkan Bibit Padi Inpari 32 ke Petani/ Foto: De
MEDIAAKSARA.ID – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cikembar menyalurkan 11 ton benih padi varietas Inpari 32 kepada kelompok tani yang tersebar diwilayah kecamatan. Bantuan ditujukan mendukung swasembada pangan nasional dengan target tanam di lahan seluas 470 hektare.
Koordinator BPP Cikembar, M. Ali, dikonfirmasi Mediaaksara menjelaskan, Pembagian benih dilakukan terpusat di kantor BPP. Setiap kelompok tani menerima bantuan sesuai luasan lahan masing-masing, dengan perhitungan 25 kilogram per hektare. “Rata-rata kelompok mengelola 10 hingga 20 hektare,” ujarnya pada Kamis (15/5/2025).
Varietas Inpari 32 dipilih karena cocok dengan kontur tanah Cikembar dan mampu menghasilkan produktivitas tinggi. “Hasil panen ada yang mencapai 7 sampai 9 ton per hektare. Rata-rata di atas 6,5 ton per hektare sudah sangat baik,” kata M. Ali.
Kepada Mediaaksara, Ia juga menyoroti kenaikan harga gabah yang kini mencapai Rp6.500 per kilogram, dibanding harga sebelumnya yang di bawah Rp5.000. Hal ini diharapkan mendorong kesejahteraan petani.
Meski demikian, tantangan masih ada di beberapa titik. Sistem irigasi di Desa Cimanggu sempat terdampak longsor, namun satu titik telah diperbaiki dengan bantuan TNI. Desa Sukamaju dan Parakanlima masih menunggu perbaikan, dengan sementara waktu menggunakan terpal secara gotong royong.
“Semoga semua titik irigasi bisa kembali normal, agar musim tanam berikutnya tidak terganggu. Target kita adalah produktivitas rata-rata di atas 7 ton per hektare untuk mendukung swasembada pangan,” pungkasnya dikantor BPP, jalan Cikembar, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar.
Reporter: De
Redaktur : Rapik Utama







