Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar: Stadion Surken Sukabumi hasilkan Rp50 juta dalam 4 bulan/ Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Pemanfaatan Stadion Surya Kencana Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi mulai menunjukkan dampak nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam kurun waktu empat bulan pada 2026, pendapatan yang dihasilkan telah menembus lebih dari Rp50 juta, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang nyaris tanpa pemasukan.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar, menegaskan seluruh proses pengelolaan pendapatan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Setiap pemasukan yang dikelola oleh perangkat daerah diawasi oleh Inspektorat dan diaudit secara berkala oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Seluruh mekanisme sudah berjalan sesuai aturan. Transparansi dan pengawasan menjadi komitmen kami dalam pengelolaan pendapatan daerah,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (22/4/2026).
Lonjakan pendapatan ini tidak hanya berdampak pada PAD, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi di sektor lain. Pelaksanaan berbagai event, termasuk konser di Stadion Surken, terbukti meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Sukabumi.
Manfaatpun dirasakan langsung oleh pelaku usaha. Tingkat hunian hotel meningkat, pelaku UMKM di sekitar lokasi event mengalami lonjakan penjualan, hingga pusat oleh-oleh turut merasakan dampak positif.
“Event yang digelar membawa banyak manfaat, mulai dari peningkatan kunjungan hingga perputaran ekonomi masyarakat,” tambah Rahmat.
Dengan hormat: Dilarang melakukan penyalinan (copy-paste), tindakan plagiarisme, atau penggunaan sebagian maupun seluruh isi artikel tanpa izin resmi dari Redaksi MediaAksara.id
Meski demikian, keterbatasan fasilitas menjadi tantangan dalam pengembangan event berskala besar. Saat ini, pilihan lokasi di Sukabumi masih terbatas dan sebagian berada di bawah kewenangan instansi lain, seperti Lapangan Merdeka, Secapa, dan area milik TNI.
Dalam kondisi tersebut, Stadion Surken menjadi salah satu aset strategis yang dinilai paling potensial untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan olahraga dan hiburan.
Ke depan, Disporapar berkomitmen mengoptimalkan potensi tersebut dengan mendorong lebih banyak event serta mengajukan renovasi stadion kepada pemerintah pusat. Usulan ini akan disampaikan melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian PUPR, serta instansi terkait lainnya.
Bahkan, dalam waktu dekat Disporapar berencana melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga guna mempercepat realisasi rencana renovasi tersebut.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran Stadion Surken sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya tarik Kota Sukabumi sebagai destinasi event dan wisata.
Reporter: Ronald Alexander
Redaktur: Rapik Utama







