Home / Nasional

Kamis, 20 Februari 2025 - 16:43 WIB

Sejarah Bupati Baru! Asep Japar dan Andreas Dilantik Prabowo, Siap Mubarokah Bangun Sukabumi

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Periode 2025-20230 Asep Japar dan Andreas / Foto : Sdv

MEDIAAKSARA.ID – Pasangan Asep Japar dan Andreas resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi periode 2025-2030. Mereka dilantik bersama ratusan kepala daerah lainnya oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka pada Kamis, 20 Februari 2025.

Pelantikan serentak ini menjadi momen bersejarah, 481 kepala daerah dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dikukuhkan langsung oleh Presiden. Sebelum upacara pelantikan, para kepala daerah terlebih dahulu berkumpul di Monas, kemudian berbaris dan berjalan menuju Istana Merdeka dengan iringan drumband.

Presiden RI Prabowo Subianto / Foto : Humas DKIP
Presiden RI Prabowo Subianto / Foto : Humas DKIP

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa para kepala daerah adalah pelayan rakyat yang harus membela, menjaga, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Walaupun berasal dari partai, suku, dan agama yang berbeda, tugas kita adalah melayani rakyat dan berjuang untuk perbaikan hidup mereka,” tegas Prabowo.

Presiden juga menyampaikan bahwa setelah pelantikan, para kepala daerah akan mengikuti program pembekalan di Magelang dalam beberapa hari ke depan.

“Kita jumpa lagi nanti di retret di Magelang,” ucap Prabowo.

Bagi Asep Japar, pelantikan ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Ia menilai, pelantikan serentak oleh Presiden merupakan momen bersejarah dan komitmennya membangun Sukabumi

“Ini momentum yang paling bagus dan menjadi kebanggaan. Kesannya sangat luar biasa,” ujarnya.

Usai dilantik, Asep Japar menegaskan akan langsung tancap gas dalam menjalankan tugasnya. Ia berkomitmen untuk lebih banyak turun ke lapangan demi memastikan kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin lebih memperhatikan masyarakat. Maka dari itu, kita akan lebih banyak di lapangan,” tegasnya.

Pasangan ini telah menyusun sejumlah program prioritas, meliputi sektor kesehatan, infrastruktur, pendidikan, dan pengembangan pariwisata yang potensinya sangat besar di Kabupaten Sukabumi.

“Kami telah menyepakati visi-misi yang di dalamnya terdapat beberapa program prioritas,” tambahnya.

Asep Japar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi.

“Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” ajaknya.

Wakil Bupati Andreas turut mengungkapkan kebanggaannya terhadap pelantikan ini. Ia menilai, pelantikan langsung oleh Presiden RI merupakan sejarah baru di Indonesia.

“Hari ini merupakan sejarah dan perdana semenjak kemerdekaan RI. Baru kali ini pejabat daerah dilantik langsung oleh Presiden,” ungkapnya.

Selain pelantikan, Presiden juga menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Andreas menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Sukabumi siap mendukung program nasional demi kemajuan daerah.

“Sejak awal, kebijakan harus pro rakyat, terutama yang linier dengan program pusat. Sehingga, nawacita Presiden kita dukung penuh dengan sejumlah program di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

“Mari kita membangun bersama Kabupaten Sukabumi tercinta ini. Dengan kebersamaan, kita yakin dapat mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” pungkas Andreas.

Reporter : Anggita ZA. Rahman

Share :

Baca Juga

Nasional

‎PWI Tegaskan Bertanggung Jawab atas HPN 2027, Buka Ruang Keterlibatan Seluruh Konstituen Dewan Pers

Nasional

Kartu Pers Bukan Kartu Sakti: PWI Jabar Kecam Oknum Ngamuk di SDN 2 Sukaraja

Nasional

Presiden Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU, Ulang Momen Bersejarah Presiden Soekarno

Nasional

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Nasional

Pelanggan Bisnis dan Industri PLN Jabar Tumbuh Signifikan, Dorong Penguatan Ekonomi Jawa Barat

Nasional

Ekspor Benih Bening Lobster Dihentikan, Nelayan Ujung Genteng Klaim Pendapatan Anjlok hingga 70 Persen

Nasional

Prabowo Turun Gunung Tangani Karhutla, Dorong Inovasi hingga Sumur Bor di Lahan Gambut

Nasional

Kritik Desil DTSEN Disorot Zainul, Warga Miskin Terancam Kehilangan Bantuan hingga KIP Pendidikan