Home / Peristiwa

Selasa, 8 April 2025 - 21:41 WIB

Sawah Jadi Kolam Lumpur, Bupati Sukabumi Ancam Cabut Izin Tambang Emas Cihaur!

Kondisi sawah yang sebelumnya hijau kini berubah menjadi kolam lumpur, bercampur air keruh menggenang luas di Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Bupati Sukabumi Asep Japar merespons serius polemik dampak aktivitas tambang emas di wilayah Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Usaha tambang yang diduga mencemari lahan pertanian warga ini memicu keresahan luas, terutama setelah diperkirakan 50 hektare sawah dilaporkan rusak dan gagal panen akibat limpasan lumpur dari area perbukitan.

Dalam wawancara usai apel pagi dan halal bihalal di Kantor Setda Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (8/4/2025), Asep Japar menyatakan bahwa pemerintah harus berpihak kepada masyarakat dan siap mengambil tindakan tegas.

Baca: https://mediaaksara.id/menteri-lhk-sidak-tambang-di-sukabumi-ada-perusahaan-yang-disegel/

” Ini kan bikin gaduh di media sosial. Kita juga harus berpihak kepada rakyat. Kalau misalkan tambangnya tidak jelas, perencanaannya tidak matang dan merugikan lingkungan, mau tidak mau sebagai pemerintah kita harus bersikap. Kasihan masyarakat,” tegas Asep Japar, yang akrab disapa Asjap.

Berdasarkan pantauan Citra udara menunjukkan sawah-sawah yang sebelumnya hijau kini berubah menjadi kolam lumpur, bercampur air keruh menggenang luas. Hal ini memperkuat dugaan bahwa aktivitas pertambangan telah memberikan dampak serius terhadap lingkungan dan mata pencaharian warga.

Baca: https://mediaaksara.id/polres-sukabumi-gerebek-tambang-emas-ilegal-camat-dan-dinas-esdm-tanggapi-dampak-peti/

Terkait perizinan, Asjap menjelaskan bahwa meski izin tambang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi, dampaknya tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia memastikan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kita akan koordinasikan dengan pihak provinsi karena yang mengeluarkan izin bukan dari kita. Tapi kan kalau ada masalah di daerah, ya kita juga yang kena imbasnya. Itu yang akan kita tindaklanjuti,” jelasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/polres-sukabumi-gerebek-tambang-emas-ilegal-di-lokasi-rawan-bencana/

Asjap menambahkan bahwa pihaknya tengah menjadwalkan rapat koordinasi dan akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi warga terdampak secara langsung.

“Mudah-mudahan hari ini atau Kamis nanti kita bisa turun langsung. Kita ingin lihat sendiri seperti apa dampaknya di lapangan,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/kuasa-hukum-mahasiswi-magang-diduga-dilecehkan-di-pn-sukabumi-resmi-lapor-polisi-hakim-tertangkap-ucapkan-jangan-ada-yang-tahu/

Menanggapi sorotan tajam masyarakat di media sosial, Asjap menyampaikan sikap terbuka terhadap kritik.

“Sebagai pejabat, ya harus siap dibully, dikritik. Tapi kalau kritiknya membangun, kenapa tidak? Apalagi zaman sekarang semuanya serba cepat di medsos, kita tidak bisa pantau semua wilayah secara langsung,” katanya. “Saya juga berterima kasih dengan adanya kritik. Itu jadi pengingat agar kami tidak lengah.”

Baca: https://mediaaksara.id/perkumpulan-persatuan-pelajar-mahasiswa-dan-buruh-gelar-aksi-solidaritas-di-depan-pendopo-sukabumi/

Sementara itu, warga Desa Cihaur terus mendesak agar aktivitas tambang dihentikan total. Mereka menyebut kerusakan yang terjadi bukan sekadar soal ganti rugi, melainkan menyangkut kelangsungan hidup dan masa depan pertanian mereka.

 

Reporter : De/ A. Tpk

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

16 Paket Sabu Disita, Pemuda 21 Tahun Ditangkap Polisi di Sukabumi ‎

Peristiwa

Viral Bikin Gaduh di SD Berujung Jeruji: Oknum Wartawan Gadungan Jadi Tersangka, Polisi Sukabumi Bongkar Dugaan Pemerasan

Peristiwa

‎Pria di Caringin Sukabumi Ditemukan Istri Bersimbah Darah, Diduga Coba Akhiri Hidup Usai Kehilangan Ayah ‎

Peristiwa

Waspada! Pria Menyusup ke SMPN 2 Cibadak Bersembunyi, Terduga Pelaku Diamankan Polisi 

Peristiwa

Razia Miras di Sukabumi Utara, Polisi Sita 276 Botol dari Dua Lokasi ‎

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Lahan Pemprov Jabar di Sukabumi, Warga Cikembar Terpapar Asap

Peristiwa

Tidur di Depan Toko TPI Palabuhanratu, Pria Ini Mendadak Ditusuk Sajam: Pelaku Mengaku Gegara Santet

Peristiwa

Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang Tutup Jalan di Cimanggu, Damkar Jampangkulon Bergerak Evakuasi