Kondisi atap rumah milik Jaenudin: (kiri) Jajat Sudrajat, Anggota BPD Cimahi, Kecamatan Cicantayan dan (kanan) Ketua RT 02/RW 01 Desa Cimahi, Dedi Sutisna / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Kondisi memprihatinkan dialami keluarga Pak Jaenudin dan putranya Sunjana, warga Kampung Bakti RT 02/RW 01, Desa Cimahi. Rumah sederhana yang mereka tinggali telah roboh, setelah kerusakan awal tidak pernah diperbaiki hingga akhirnya bangunan hancur dan tidak layak dihuni.
Akibat tidak memiliki tempat tinggal tetap, keduanya terpaksa tinggal secara berpindah-pindah. “Saat ini mereka terkadang di pos kamling. Kadang juga di kedai atau tempat lain, tergantung situasinya. Tapi lebih sering di pos kamling,” ujar Jajat Sudrajat, Anggota BPD Cimahi yang mewakili RW 01, kepada tim Persaudaraan Sukabumi Facebook (PSF).
Jajat menjelaskan rumah tersebut merupakan milik Pak Jaenudin, sedangkan Sunjana adalah anaknya yang kini tengah sakit dan dirawat. Sebelum ambruk, rumah itu dihuni hanya oleh dua orang. Kerusakan yang awalnya ringan bertambah parah karena tidak ada perbaikan, hingga akhirnya roboh total dalam dua tahun terakhir.
Ketua RT 02/RW 01 Desa Cimahi, Dedi Sutisna, membenarkan jkeluarga ini sudah lama membutuhkan perhatian pemerintah. Ia menjelaskan bahwa Sunjana kini sedang dirawat di RSUD Sekarwangi, sementara ayahnya terpaksa bertahan di tempat-tempat darurat.
Rumah ini atas nama Pak Jaenudin. Beliau tinggal berdua dengan anaknya yang sekarang dirawat di rumah sakit,” jelas Dedi kepada PSF.
Dedi mengungkapkan bahwa pihak RT sebenarnya sudah beberapa kali menawarkan tempat tinggal sementara yang lebih layak. Namun Pak Jaenudin memilih tidur di poskamling karena merasa lebih nyaman dan dekat dengan lingkungan warga.
“Kami sudah menawarkan untuk tinggal di tempat yang lebih nyaman, tapi beliau memilih poskamling. Katanya lebih enak di sana,” ungkapnya.
Menurut Dedi, tanda-tanda kerusakan rumah sudah terlihat sejak sekitar satu tahun terakhir, namun kondisi ambruk total baru terjadi sekitar dua bulan terakhir. “Kerusakannya sudah lama terlihat. Tapi robohnya seperti ini baru dua bulan,” bebernya.
Baca:https://mediaaksara.id/prakondisi-umk-2026-dimulai-serikat-pekerja-desak-kenaikan-minimal-8-persen/
Ia berharap pemerintah desa, BPD, dan dinas terkait segera melakukan asesmen agar keluarga ini bisa mendapatkan bantuan perbaikan rumah dan perlindungan yang lebih layak.
Terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, menyatakan sudah pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami sudah menerima informasi terkait kondisi rumah milik keluarga Pak Jaenudin di Desa Cimahi. Kami akan menurunkan tim untuk melakukan verifikasi dan asesmen lapangan terlebih dahulu,” ujarnya pada Rabu (26/11/2025).
Sumber: Persaudaraan Sukabumi Facebook (PSF)
Redaktur: Rapik Utama







