Home / Kabar Daerah

Jumat, 31 Januari 2025 - 15:27 WIB

Ribuan Guru Honorer R3 Sukabumi Tuntut Kepastian, Tolak Paruh Waktu, Desak Formasi PPPK Penuh

Massa Aksi Guru Honorer di DPRD Kabupaten Sukabumi /Foto : Istimewa

MEDIAAKSARA.ID -Ribuan guru honorer kategori R3 di Kabupaten Sukabumi menggelar aksi di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Dalam aksi ini ,Mereka menuntut kejelasan status serta formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja PPPK agar diangkat menjadi pegawai penuh waktu bukan paruh waktu.

Aksi ini adalah lanjutan dari setelah aksi pertama di Kantor Setda Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/1/2025) . Disela aksi, Ketua R3 Kabupaten Sukabumi, Asep Ruswandi katakan , Kami telah menyampaikan tuntutan atas kebijakan kerja paruh waktu, karena kami juga ingin adanya kesejahteraan dari dunia pendidikan.

“Aksi dilakukan sebagai bentuk desakan kepada pemerintah daerah agar memprioritaskan guru honorer yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun. Bukan tanpa alasan,dasar kami adalah terbitnya Instruksi Presiden Prabowo, Inpres No 1 Tahun 2025 “tukasnya.

Menurut Asep, kedatangan ke DPRD karena mereka adalah wakil rakyat yang bertugas menyampaikan aspirasi kami kepada pemerintah daerah dan seterusnya.Intinya, Anggaran bukan lagi alasan, sehingga tinggal formasi yang perlu kami desak agar Pemda Kabupaten Sukabumi memprioritaskan guru honorer R3 dan kami menolak sistem paruh waktu dan menuntut penuh waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan aksi, Deril Sukma menyampaikan bahwa sekitar 2500 guru honorer dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi turun ke jalan menyampaikan tuntutan.

Yaitu, Perubahan status dari paruh waktu menjadi penuh waktu, Lalu kami meminta agar dalam proses pemberkasan calon PPPK tidak dipersulit, termasuk mendesak formasi PPPK dibuka sebanyak mungkin ,sesuai dengan afirmasi masa kerja dan usia honorer

“Sekitar 6000 guru honorer di Kabupaten Sukabumi ,saat ini masih menunggu kepastian status, sedangkan tahap pertama Pemkab Sukabumi telah menyediakan kuota 800 formasi. sementara tahap kedua para guru honorer berharap bisa mendapatkan lebih dari 5000 formasi,” imbuh Deril, Kamis (30/1/2025).

Usai menerima aksi guru honorer, Ketua DPRD kabupaten Sukabumi,Budi Azhar Mutawali mengatakan berkomitmen akan memperjuangkan Aspirasi sesuai dengan kewenangan. Kami berkomitmen menyampaikan aspirasi tenaga honorer ini ke forum forum yang relevan dan berusaha menciptakan kepastian hukum bagi status mereka.

“Pemerintah daerah kedepan akan mengajukan jumlah formasi yang mencakup tidak hanya guru honorer saja, tapi juga tenaga kesehatan dan profesi lainnya, tentunya mempertimbangkan kemampuan Anggaran,” jelasnya.

Selain itu,Budi tambahkan, prihal rekrutmen tenaga honorer R3 di masa mendatang, mereka tidak susah mengikuti tes lagi, karena sudah terdaptar di badan kepegawaian negara (BKN) ,namun untuk pengajuan tetap mengikuti aturan yang berlaku bersumber dari bantuan operasional sekolah (BOS) .

Reporter : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Lutung Jawa Bertahan di Desa Penyangga TNGHS, Indikator Kesehatan Hutan Jawa Barat

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Smartboard di Rumah: Ulah Baru Kepsek! Klarifikasi ‘Beres’ SDN Kaum Bikin Penasaran

Kabar Daerah

Kumis Ucing, Warisan Obat Tradisional dari Pekarangan Desa Penyangga Halimun

Kabar Daerah

Konferensi PWI Sukabumi 2026 Makin Dekat, Jabar Turun Tangan Kawal Suksesi Kepemimpinan

Kabar Daerah

Tak Sekadar Masak! Dinkes Sukabumi Latih Penjamah Makanan SPPG Demi Standar Nasional

Kabar Daerah

Sekolah Rusak, Harapan 57 Pelajar: Begini Potret SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi

Kabar Daerah

UMKM Lokal Naik Kelas: S&F Shoes Sukabumi Tawarkan Sandal Berkualitas Harga Bersaing

Kabar Daerah

HHBK Dongkrak Ekonomi Desa: Madu Trigona hingga Kopi Cipeuteuy Mulai Dilirik Pasar