Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman didampingi Kepala DP3A dan Muspika meninjau lokasi bencana di Kecamatan Lengkong / Foto : Dokpim
MEDIAAKSARA.ID – Tanggap darurat bencana di tiga wilayah Kabupaten Sukabumi yaitu Palabuhanratu, Simpenan, dan Lengkong terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Pada Sabtu (15/3/2025), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, meninjau lokasi bencana di Kecamatan Lengkong. Kunjungan ini bertujuan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak, terutama di bulan Ramadan 1446 H, dapat terpenuhi serta mengevaluasi langkah-langkah penanganan lebih lanjut.
“Kami ingin memastikan kondisi di lapangan, terutama terkait kesehatan masyarakat. Berdasarkan laporan yang kami terima dari Camat, ada 223 jiwa dari 61 kepala keluarga yang terdampak,” ungkap Ade.
Sekda menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau kebutuhan dasar masyarakat guna memastikan bantuan tersalurkan secara optimal.
“Alhamdulillah, untuk sahur, berbuka puasa, dan kebutuhan lainnya telah kami pantau dan pastikan tersedia,” terangnya.
Selain itu, Ade mengungkapkan bahwa beberapa rumah warga mengalami kerusakan parah hingga tidak bisa lagi dihuni.
“Saya telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakatsetempat. Ada sejumlah rumah yang tidak lagi layak ditempati, sehingga kami akan melaporkannya kepada pimpinan untuk menentukan solusi terbaik. Relokasi menjadi langkah yang tidak bisa dihindari,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sekda meminta jajaran Forkopimcam dan pemerintah desa untuk terus memantau kondisi warga, terutama dari aspek kesehatan dan ketersediaan bahan pangan.
Baca: https://mediaaksara.id/dppkb-dan-ipekb-perkuat-peran-penyuluh-kb-demi-keluarga-sukabumi-sejahtera/
“Kesehatan warga, ketersediaan makanan, serta kecukupan asupan gizi harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Di sela peninjauan, Sekda Sukabumi juga menyerahkan paket sembako bagi warga terdampak bencana.
Baca: https://mediaaksara.id/pgri-jampangkulon-bagikan-1000-takjil-wujud-kepedulian-di-bulan-ramadan/
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menegaskan pentingnya peran DP3A dalam melindungi perempuan dan anak di tengah situasi bencana.
“Sesuai informasi dari BNPB, Kabupaten Sukabumi merupakan daerah rawan bencana seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Dalam kondisi darurat ini, perempuan dan anak-anak menjadi kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan khusus. DP3A Kabupaten Sukabumi berperan penting dalam memastikan keselamatan serta pemenuhan hak-hak mereka di tengah situasi kritis,” ujarnya.
Selama masa tanggap bencana, DP3A terus berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk memastikan data akurat mengenai jumlah perempuan hamil, ibu menyusui, dan anak-anak di pengungsian.
“Kami butuh data yang valid agar tidak ada yang luput dari perhatian,” tegasnya.
Selain itu, DP3A juga telah mendirikan ruang ramah perempuan dan anak bagi mereka yang membutuhkan bantuan khusus atau kehilangan anggota keluarga.
“Jika ada yang mengalami kesulitan, kami imbau untuk segera melapor ke posko utama bencana. Semoga dampak bencana ini segera teratasi dan Kabupaten Sukabumi bisa pulih kembali. Mari kita bersama-sama berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar bencana tidak terulang lagi,” harapnya saat mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Hudri
Redaktur: Rapik Utama







