Home / Sosial Ekonomi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:01 WIB

Pemkab Sukabumi Dampingi Penanganan Balita Diduga Gizi Buruk di Cikembar, Data Bansos dan Layanan Kesehatan Dipercepat

Sekretaris Kecamatan Cikembar meninjau penanganan medis balita diduga gizi buruk di RS Sekarwangi Cibadak, warga desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

SUKABUMI, MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kecamatan Cikembar bersama Pemerintah Desa Bojongkembar, Puskesmas Cikembar, serta sejumlah instansi terkait terus melakukan pendampingan terhadap seorang balita berinisial AAP yang diduga mengalami gizi buruk warga Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Pendampingan dilakukan untuk memastikan balita memperoleh hak pelayanan kesehatan yang optimal sekaligus mempercepat pemenuhan administrasi kependudukan dan akses terhadap program jaminan sosial.

Sekretaris Kecamatan Cikembar, Lenni Nurliah, mengatakan perkembangan informasi mengenai kondisi balita diterima dari Kepala Desa Bojongkembar yang secara aktif melakukan pemantauan di wilayahnya. Berdasarkan data awal Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), keluarga balita tercatat berada pada Desil 7 sehingga belum memenuhi persyaratan untuk mengakses sejumlah bantuan sosial.

Setelah dilakukan verifikasi dan pembaruan data oleh pendamping sosial, status keluarga telah berubah menjadi Desil 1 atau kategori keluarga tidak mampu sehingga berpeluang memperoleh akses terhadap program bantuan yang sesuai ketentuan.


Baca Juga :

Resmi Bertransformasi, Perumda BPR Sukabumi Kini Bernama PT Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi (Perseroda)

Lenni menjelaskan, pemerintah kecamatan melibatkan berbagai pihak dalam proses pendampingan, di antaranya pemerintah desa, Puskesmas Cikembar, Rumah Sakit Sekarwangi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan riwayat pelayanan medis, balita sebelumnya telah menerima surat rujukan dari Puskesmas Cikembar untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan di Rumah Sakit Sekarwangi. Namun saat petugas mendatangi keluarga, diketahui administrasi kependudukan anak belum lengkap sehingga pemerintah memprioritaskan penyelesaian dokumen identitas agar proses pelayanan kesehatan dapat berjalan tanpa kendala.

“Setelah identitas kependudukannya lengkap, kami langsung mengupayakan agar yang bersangkutan diberangkatkan ke rumah sakit sesuai rujukan dari Puskesmas Cikembar,” ujar Lenni, Rabu (29/7/2026).


Baca Juga :

Kemendagri Perkuat Pemberdayaan Ormas di Sukabumi, Heri Gunawan Dorong Dukungan Nyata Asta Cita

Selain itu, pemerintah juga tengah mengajukan kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang saat ini masih dalam proses di Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.

Di sisi lain, pihak kecamatan mengungkapkan pada Selasa malam keluarga pasien sempat mengajukan permohonan agar balita dipulangkan dari rumah sakit. Padahal, tim medis masih melakukan serangkaian pemeriksaan dan belum menetapkan diagnosis secara menyeluruh.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak rumah sakit agar pasien tidak dipulangkan terlebih dahulu sampai ada kepastian diagnosis dan penanganan medis yang jelas,” jelasnya dikantor Desa Bojong.


Baca Juga :

Kasus 39 Siswa Diduga Keracunan MBG di SPPG Cibadak, Dinkes Sukabumi Temukan Susu Expired dan Tunggu Hasil Lab

Pemerintah Kecamatan Cikembar menegaskan telah memberikan pendampingan secara maksimal. Pemerintah desa memfasilitasi kebutuhan keluarga sejak awal, sementara Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Puskesmas Cikembar, Dinas Sosial, dan pemerintah kecamatan mempercepat layanan administrasi maupun kesehatan. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bersama pekerja sosial juga telah menyiapkan berbagai alternatif bantuan bagi keluarga.

Meski demikian, Lenni menegaskan keputusan terkait kelanjutan perawatan pasien tetap menjadi hak keluarga.

“Apabila keluarga tetap memilih membawa pulang pasien, itu merupakan hak dan kewenangan keluarga. Pemerintah hanya dapat memberikan pendampingan dan memfasilitasi semaksimal,” pungkasnya.

 

Reporter: De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Potret Kemiskinan di Jalanan Kota Cibadak, Orang Tua Berjuang Menghidupi Anak Dari Memulung

Sosial Ekonomi

Gerai Dekranasda Jadi Sarana Promosi Produk UMKM Sukabumi ke Wisatawan ‎

Sosial Ekonomi

Pendamping Sosial Jampangkulon Perbarui Data DTSEN Warga Desa Tanjung Usai Viral di Media Sosial

Sosial Ekonomi

‎51 Rumah Tak Layak Huni di Ciambar Dapat Bantuan BSPS 2026, Pemdes Gelar Tender Rakyat ‎

Sosial Ekonomi

‎7 Warga Bojonggenteng Terima Bantuan Rutilahu 2026, Anggaran Rp20 Juta per Rumah

Sosial Ekonomi

Rutilahu Cicurug 2026: Disperkim Sukabumi Intervensi 7 dari 12 Usulan Rutilahu ‎

Sosial Ekonomi

Wabup Sukabumi Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Kesiapsiagaan Diperkuat

Sosial Ekonomi

Gerak Sosial YFSBBP Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Kalibunder ‎