Home / Pemerintahan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Pekerja Migran Jabar Jadi Sorotan, Wagub Erwan Siapkan Penguatan Perlindungan TKW

Wagub Jabar Erwan Setiawan menyoroti perlindungan pekerja migran asal Jawa Barat, terutama perempuan usai menutup Konferensi PWI di hotel Horison Bandung / Foto: MediaAksara

BANDUNG, MEDIAAKSARA.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Barat disinggung perihal adanya persoalan yang menimpa pekerja migran asal Jawa Barat yang bekerja di luar negeri, khususnya tenaga kerja wanita (TKW) yang menjadi korban.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan pemerintah akan memperkuat pembinaan dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencegah pekerja migran menjadi korban selama bekerja di luar negeri.

“Nanti kita akan berikan penguatan pembinaan tenaga kerja dengan stakeholder terkait. Bagaimana supaya kita membatasi, jangan sampai lagi ada pekerja migran, terutama kaum perempuan asal Jawa Barat, yang menjadi korban selama melaksanakan kerja di luar negeri,” ujar Erwan usai penutupan Konferensi PWI Jawa Barat di Hotel Horison Ultima Bandung, Kamis (13/8/2026).


Baca Juga :

Peselancar Dunia Serbu Pantai Cimaja! Kompetisi Surfing Internasional Digelar di Cikakak Sukabumi

Menurut Erwan, persoalan pekerja migran membutuhkan langkah pencegahan sejak sebelum keberangkatan hingga selama mereka bekerja di negara tujuan.

Pemprov Jawa Barat, kata dia, akan mendorong penguatan perlindungan melalui sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota serta stakeholder terkait.


Baca Juga :

Cafe Crowded Sukabumi Dorong Kegiatan Usaha Tertib Izin dan Harmonis Bersama Warga Sambut HUT Kemerdekaan RI 

Bahkan, Erwan membuka kemungkinan adanya regulasi di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk memperkuat perlindungan terhadap hak pekerja migran.

“Insyaallah untuk mengantisipasi masalah pekerja migran Indonesia asal Jawa Barat kita akan bentengi. Bila perlu ada peraturan gubernur, lalu perwal atau kepala daerah di tingkat kota/kabupaten untuk menjaga hak pekerja migran,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya penguatan perlindungan pekerja migran asal Jawa Barat, terutama kelompok perempuan yang dinilai rentan menghadapi persoalan ketika bekerja di luar negeri.

 

Reporter: @Sr1

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Perhutani KPH Sukabumi Dukung Penelitian Lapangan PPTPKH di Empat Kecamatan, Soroti Hal Ini!  ‎

Pemerintahan

DPRD Sukabumi Gelar Paripurna, Raperda APBD 2027 Fokus Perkuat Agroindustri dan Pariwisata

Pemerintahan

Disperkim Sukabumi Perbaiki Drainase di Kawasan Kumuh, Warga Cicantayan Sambut Positif ‎

Pemerintahan

PLN UP3 Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Dukung Pelayanan Publik

Pemerintahan

Inspektorat Sukabumi: Belum Ada Laporan Dugaan Penyelewengan Perjalanan Dinas ‎

Pemerintahan

‎Dinsos Sukabumi: Babinsa Kodim 0622 Antusias Jadi Agen Perlinsos, Sistem Baru Pengusulan Bansos Berbasis Digital ‎

Pemerintahan

MTA Jampangkulon Jadi Agenda Rutin, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Aparatur ‎

Pemerintahan

Kadinsos Sukabumi Bongkar Mekanisme DTSEN dan Perbaikan Data Penerima Bansos ‎