Audensi Kemenag, MUI dan Pesantren Jabar Perkuat Pendidikan Islam yang Aman, Bermartabat dan Ramah Santri/ Foto: MUI Jabar
MEDIAAKSARA.ID – Komisi Pesantren Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat bersama Forum Pondok Pesantren (FPP) Jawa Barat memperkuat sinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Barat melalui audiensi strategis di Bandung. Pertemuan menjadi langkah awal penyusunan roadmap penguatan pesantren Jawa Barat periode 2026–2027.
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, Dudu Rohman menegaskan tiga fokus utama pembinaan pesantren, yakni menciptakan pesantren yang aman dan nyaman dengan target nol kekerasan dan perundungan, membangun lingkungan pesantren yang ramah anak dan ramah lingkungan, serta memperkuat martabat pesantren melalui penguatan muruah kiai, asatidz, dan tradisi keilmuan Islam.
Untuk mendukung program tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya pendampingan psikologis bagi santri, penguatan sistem keamanan pesantren, serta kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Kemenag, MUI, FPP, perguruan tinggi, dan organisasi perangkat daerah terkait.
Ketua Komisi Pesantren MUI Jawa Barat, Hj. Kartini menekankan pentingnya muhasabah internal pesantren, keseimbangan hak dan kewajiban dalam pembinaan, serta perlunya pengawasan dan evaluasi berkala terhadap izin operasional pesantren guna menjaga kualitas lembaga pendidikan Islam.
Sementara itu, Forum Pondok Pesantren Jawa Barat menyatakan kesiapan menjadi jembatan komunikasi antara pesantren dan pemerintah serta mengawal implementasi kebijakan hingga tingkat akar rumput.
Dalam audiensi tersebut, akademisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut memberikan masukan berupa penguatan kajian psikologi pesantren, penyediaan pendamping psikolog yang memahami kultur pesantren, standardisasi sarana ramah anak dan lingkungan, penyusunan grand design konseling pesantren, hingga pelaksanaan pelatihan kader konselor pesantren.
Sebagai tindak lanjut, seluruh pihak sepakat membentuk tim kerja bersama untuk menyusun peta jalan penguatan pesantren Jawa Barat. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan pesantren yang aman, unggul, berwibawa, serta menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi berakhlak dan berdaya saing.
Sumber: Humas MUI Jawa Barat
Redaktur: Rapik Utama







