Warga Ciracap Sukabumi digegerkan penemuan mayat tanpa kepala di Sungai Curug Darismin./ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Warga Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, digegerkan penemuan sesosok mayat tanpa identitas dalam kondisi mengenaskan di aliran Sungai Curug Darismin, Kampung Cikeresek RT 20/ RW 05, Desa Purwasedar, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Jenazah diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi telungkup, tanpa busana, dan tanpa kepala. Kondisi tubuh korban sudah mengalami kerusakan cukup parah, dengan sebagian daging terkelupas.
Kapolsek Ciracap, AKP Taufik Hadian, membenarkan adanya penemuan mayat. Ia menjelaskan, laporan awal diterima dari warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.
“Korban ditemukan dalam posisi telungkup, tanpa pakaian dan tanpa kepala. Kondisi tubuh sudah rusak, diduga akibat lama terendam air serta benturan dengan bebatuan sungai,” ujar AKP Taufik Hadian, Jumat (9/1/2026).
Dua saksi yang pertama kali menemukan jenazah yakni Saepul Rohman (43), seorang petani, dan Ikoh (52), wiraswasta. Saat itu, keduanya sedang mencari ikan dengan cara ngobor menggunakan lampu kepala di sekitar Curug Darismin.
“Begitu mengetahui adanya tubuh manusia, saksi langsung memberitahukan warga sekitar dan aparat desa, lalu dilaporkan ke Polsek Ciracap,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari petugas Puskesmas Ciracap, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hari sebelum ditemukan. Sementara itu, penyebab terputusnya kepala korban belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil autopsi.
“Hingga saat ini kepala korban belum ditemukan. Dengan kondisi jenazah yang tidak utuh, identitas korban juga belum diketahui,” tambah Kapolsek.
Polisi bersama Satreskrim Polres Sukabumi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak desa dan tenaga medis.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Setukpa Polri untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
“Untuk sementara, kami menduga kuat korban merupakan korban tindak pidana pembunuhan. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan sambil menunggu hasil autopsi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan warga yang merasa kehilangan anggota keluarga. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Sumber: ABSW
Redaktur: Rapik Utama







