Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa Gunungkaramat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Desa Gunungkaramat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus mendorong upaya pemulihan pascabencana pergerakan tanah tahun 2024 dengan memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui gerakan penanaman pohon kopi dan aren.
Camat Cisolok, Jenal Abidin yang akrab disapa Kang Uje kepada MediaAksara mengatakan gerakan ini tidak hanya bertujuan meminimalisasi risiko bencana, tetapi juga sebagai langkah strategis pemberdayaan ekonomi jangka panjang.
“Kopi dan aren menjadi primadona ekonomi masa depan di Desa Gunungkaramat. Suatu saat, akan tumbuh ekonomi yang luar biasa melalui komoditas ini, dan memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sukabumi dan Jawa Barat,” ujar Jenal melalui seluler pada Selasa (29/7/2025).
Keterlibatan semua pihak, mulai dari Pemerintah Desa, kelompok tani, masyarakat, hingga mitra swasta menjadi kunci suksesnya program pertanian. Saat ini, banyak warga yang mulai menanam kopi dan aren secara mandiri di lahan-lahan yang rawan bencana.
Langkah juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem lingkungan yang tangguh dan berkelanjutan di wilayah rawan longsor. Tanaman kopi dan aren dikenal memiliki akar kuat yang mampu menahan pergerakan tanah sekaligus menghasilkan nilai ekonomi tinggi.
Redaktur: Rapik Utama







