Home / Pemerintahan

Jumat, 28 November 2025 - 15:27 WIB

Kolaborasi Workshop YPJC & DKUKM sebagai Kunci Pemberdayaan dan Kemandirian Berkelanjutan

Workshop bersama Direktur Eksekutif YPJC, Owin Jamasy Jamaluddi dan DKUKM Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Kolaborasi dipandang sebagai fondasi utama bagi pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Pesan ini menjadi sorotan utama dalam Workshop “Menjalin Kolaborasi untuk Pemberdayaan dan Kemandirian Berkelanjutan” yang digelar Yayasan Pemberdayaan Jamasy Cendekia (YPJC) dengan melibatkan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UMKM) , akademisi, lembaga masyarakat, serta mitra pembangunan.

Direktur Eksekutif YPJC, Owin Jamasy Jamaluddi, menjelaskan kolaborasi tidak hanya sebatas kerja bersama, melainkan sebuah proses panjang yang berangkat dari individu sebelum menjadi jejaring antarlembaga dan ekosistem multipihak.

“Kolaborasi dimulai dari kesediaan satu orang untuk membuka pintu. Setelah itu, pintu-pintu lain mengikuti,” ujarnya.

Baca: https://mediaaksara.id/jawa-barat-calonkan-kh-aang-abdullah-zein-menjadi-ketua-mui-jabar/

Ia menegaskan kolaborasi yang lahir dari pertukaran gagasan cenderung lebih bertahan dibanding kolaborasi berbasis proyek fisik. Menurut Owin, komitmen kolektif lebih menentukan keberlanjutan ketimbang banyaknya program yang dibuat.

Ia juga menautkan konsep kolaborasi dengan kerangka perubahan perilaku sosial: awareness, commitment, action, dan maintenance. Keempat tahap ini, katanya, harus dipahami sebagai proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi.

Dalam perspektif Collaborative Governance, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.

“Tidak ada keberlanjutan jika para pelakunya berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/35-orang-kuota-haji-kota-sukabumi-2025-pelunasan-tersendat-imbas-hasil-mcu-puskesmas/

Tiga fase penting dalam kolaborasi turut dijabarkan, yaitu pra-kolaborasi (membangun kepercayaan), saat kolaborasi (pembagian peran dan sumber daya), serta pascakolaborasi (evaluasi dan keberlanjutan).

Owin menegaskan YPJC berkomitmen menjadi pelopor dalam pengelolaan pembangunan berbasis kolaboratif melalui penguatan kapasitas masyarakat, pembangunan jejaring multipihak, serta penciptaan ruang dialog konstruktif.

“YPJC percaya pembangunan yang kokoh lahir dari kepercayaan dan kolaborasi. Kami akan terus mendorong model-model pembangunan yang melibatkan banyak pihak dan memberi ruang besar bagi masyarakat,” tambahnya pada Selasa (2/12/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/gubernur-kdm-resmikan-renovasi-pltmh-ciganas-1998-dorong-warga-manfaatkan-listrik-untuk-kegiatan-produktif/

Ia juga mengapresiasi pemerintah melalui DKUKM yang semakin terbuka terhadap pendekatan kolaboratif sebagai salah satu pendorong keberhasilan pembangunan.

Terpisah, Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi, Gandi Lesmana, memberikan apresiasi terhadap upaya YPJC dalam memperkuat kolaborasi multipihak.

“Sinergi seperti ini sangat penting untuk penguatan UMKM dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah daerah tentu menyambut baik hadirnya lembaga-lembaga yang mendorong kolaborasi lintas sektor, karena pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Kami siap berkolaborasi untuk keberlanjutan,” ucap Gandi.

 

Reporter: De

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Galaksi PKBM Sukabumi 2026 Tampilkan Bakat Siswa dan Bukti Kualitas Pendidikan Kesetaraan 

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Bappenas, Dorong Percepatan Pembangunan Terintegrasi dan Berkelanjutan

Pemerintahan

Ketua FSKS Sukaraja Terpilih, Perkuat Sinergi Wujudkan Kecamatan Sehat dan Berkelanjutan

Pemerintahan

Reses DPRD Sukabumi Dibanjiri Keluhan Warga, Wakil Rakyat: Jangan Takut Kritik dan Soroti Infrastruktur hingga Biaya Pendidikan

Pemerintahan

Pedestrian Kawasan Setukpa Sukabumi Ditata Modern Senilai 2,4 M, DPUTR Target Rampung Jelang HUT RI

Pemerintahan

DKIP Kabupaten Sukabumi Perkuat Keterbukaan Informasi dan SP4N LAPOR Tingkatkan Akuntabilitas Pelayanan Publik

Pemerintahan

Kota Sukabumi Raih Penghargaan Terbaik II Penanganan Inflasi Jawa-Bali, Bukti Keberhasilan Menjaga Stabilitas Harga

Pemerintahan

DPU Kabupaten Sukabumi Matangkan 7 Proyek Bina Marga 2026, PCM Digelar Pastikan Kualitas Pekerjaan