Home / Kabar Daerah

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:08 WIB

35 Orang Kuota Haji Kota Sukabumi 2025, Pelunasan Tersendat Imbas Hasil MCU Puskesmas

Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Sukabumi, H.Apipudin / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Proses pemberangkatan calon jamaah haji Kota Sukabumi tahun 2025 mengalami perlambatan signifikan. Dari total 35 kuota keberangkatan, hingga Selasa (02/12/2025) baru 2 jamaah yang menyelesaikan pelunasan biaya haji.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Sukabumi, H.Apipudin, menegaskan keterlambatan ini bukan disebabkan faktor biaya atau administrasi, melainkan karena hasil Medical Check Up (MCU) di puskesmas belum selesai diproses. Tanpa hasil MCU, jamaah tidak dapat melakukan pelunasan melalui bank.

“Kendalanya banyak faktor sebenarnya. Pertama, hasil MCU dari puskesmas belum keluar. Setelah selesai, hasil tersebut diserahkan ke pihak perbankan. Prosesnya masih berlangsung hingga 23 Desember,” ujar Apipudin saat ditemui di pusat layanan haji dan umrah terpadu (PLHUT).

Baca: https://mediaaksara.id/gubernur-kdm-resmikan-renovasi-pltmh-ciganas-1998-dorong-warga-manfaatkan-listrik-untuk-kegiatan-produktif/

Ia menjelaskan, kuota haji tahun ini awalnya hanya 28 orang, namun meningkat menjadi 35 orang karena adanya jamaah lunas tunda. Sementara itu, jumlah pendaftar haji Kota Sukabumi kini mencapai hampir 4.800 orang, namun hanya 35 yang berhak berangkat pada musim haji 2025.

Menanggapi isu mengenai pengurusan paspor, Apipudin menegaskan pihaknya tidak melakukan pengkoordiniran. Seluruh jamaah diwajibkan mengurus paspor secara mandiri langsung ke kantor imigrasi.

“Setiap jamaah datang ke imigrasi, membayar biaya paspor sesuai ketentuan. Semua dilakukan online dan langsung oleh masing-masing jamaah,” jelasnya.

Apipudin juga menyampaikan apresiasi terhadap jamaah Kota Sukabumi yang tetap bersikap kondusif meskipun kuota keberangkatan secara nasional mengalami penurunan signifikan.

Baca: https://mediaaksara.id/jawa-barat-calonkan-kh-aang-abdullah-zein-menjadi-ketua-mui-jabar/

“Alhamdulillah Kota Sukabumi sangat kondusif, tidak ada protes. Kuota nasional memang terdampak, bukan hanya Kota Sukabumi tapi juga Jawa Barat,” ungkapnya.

Ia berharap keberadaan Kementerian Haji di Kota Sukabumi mampu meningkatkan kualitas pelayanan haji di masa mendatang.

“Mudah-mudahan kuota bisa kembali normal dan pelayanan terhadap jamaah semakin maksimal sehingga setiap calon jamaah haji terlayani dengan baik.”

 

Reporter: Ronald Alexsander

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Proyek Rp1,4 Miliar Revitalisasi SMP Islam Masagi Sukabumi 60 Persen, Panitia Pastikan Tak Ada Pungli

Kabar Daerah

Danrem 061/Surya Kencana Bersama Dandim 0622 Sukabumi Tinjau Kesiapan Yon TP 331 Sanca Manggala 

Kabar Daerah

Forkopimcam Jampangkulon Ajak Warga Semarakkan PORSADIN 2026 dan HUT ke-81 RI dengan Pasang Bendera Merah Putih

Kabar Daerah

Polemik Wakaf ASN Kota Sukabumi Berakhir? Anggota DPRD PKS Sebut Tak Ada Lagi Pungutan yang Dikondisikan

Kabar Daerah

Forkopimda Kota Sukabumi Absen di HUT Dadali Pati, Paguyuban Pencak Silat Kecewa hingga Ancam Somasi

Kabar Daerah

Ujian Kenaikan Tingkat KODRAT Sukabumi Bertepatan HUT Tarung Derajat ke-54, Siapkan Atlet Menuju Porda Jabar

Kabar Daerah

Mahasiswa Adu Inovasi AI di Sukabumi, Build with Gemma Hackathon 2026 Dorong Kolaborasi Google dan Kampus

Kabar Daerah

Pilkades PAW Cikujang: Ade Irma Menang, DPMD Sukabumi: Saatnya Bersatu Bangun Desa Lebih Transparan