Puskesmas Kabandungan lakukan penanganan medis ke ratusan warga diduga keracunan usai menyantap makanan acara 4 bulanan kehamilan / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Sebanyak 133 warga Kampung Tugu, Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, mengalami gejala dugaan keracunan makanan setelah menghadiri acara empat bulanan kehamilan pada Jumat (22/8/2025) malam.
Plt. Camat Kabandungan, Budi Andriana, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, warga mulai merasakan gejala seperti pusing, mual, muntah, dan diare pada Sabtu (23/8/2025) dini hari, beberapa jam setelah mengonsumsi hidangan dalam acara itu.
“Sejak pukul 03.00 WIB warga mulai melaporkan keluhan. Hingga pukul 20.00 WIB tercatat 133 orang terdampak, dengan 35 di antaranya dirawat intensif di Puskesmas Kabandungan. Tidak ada korban meninggal dunia,” ujar Budi, Minggu (24/8/2025).

Tim Puskesmas Kabandungan bersama tenaga surveilans dan gizi segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Mereka juga membuka posko kesehatan di puskesmas untuk menangani korban. Pasien dengan keluhan ringan diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan.
Petugas kesehatan telah mengambil sejumlah sampel makanan untuk investigasi, di antaranya kue apem, kue krim, es campur, bacang, ayam bakar, kue bolu, sambal, serta lalapan timun dan kol. Selain itu, sampel muntah korban juga dikumpulkan untuk uji laboratorium.
Untuk mengantisipasi lonjakan korban, pemerintah setempat meminta bantuan tambahan berupa 50 velbed dari BPBD Kabupaten Sukabumi dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kalapanunggal.
Penanganan insiden ini juga mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Forkopimcam Kabandungan, serta perangkat Desa Tugubandung. Investigasi masih berlangsung guna memastikan penyebab utama keracunan massal tersebut.
Redaktur : Rapik Utama







