Seminar Parenting di GAIS Montessori Sukabumi: Motivator Nasional Dr. Aqua Dwipayana Tekankan Ibadah, Sinergi Keluarga dan Sekolah / Foto: MediaAksara
MEDIAAKSARA.ID – Golden Age Islamic School (GAIS) Montessori Sukabumi menggelar seminar parenting bertajuk “Sinergi Komunikasi Rumah dan Sekolah sebagai Kunci Tumbuh Kembang Anak”. Acara yang menghadirkan pakar komunikasi sekaligus motivator nasional, Dr. Aqua Dwipayana, berlangsung di Aula SD GAIS Montessori, Grand Cikareo Regency, Kota Sukabumi, Sabtu (23/8/2025).
Seminar dihadiri Ketua Yayasan Bintang Ikhlas Gemilang, civitas GAIS, perwakilan Pemkot Sukabumi, serta para orang tua murid. Dalam paparannya, Dr. Aqua mengapresiasi atas kepercayaan direksi sekaligus yang Ia anggap orang tua yaitu Laksamana Madya TNI Purnawirawan Achmad Taufiqoerracman berkenan telah mengundangnya menjadi pemateri seminar parenting.
Selanjutnya Dr. Aqua mengapresiasi visi dan misi serta penghargaan yang telah diraih sekolah GAIS Montessori Sukabumi. Ia menyakinkan melalui komunikasi efektif antara orang tua dan pihak sekolah untuk mewujudkan tumbuh kembang anak menjadi pribadi berkarakter, percaya diri, dan mandiri.
“Anak-anak adalah peniru terbaik. Karena itu komunikasi yang sehat, keteladanan orang tua, dan pendidikan agama sejak dini menjadi pondasi tumbuh kembang mereka,” ujarnya yang juga pengajar sekolah jurnalisme Indonesia di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.
Lulusan Doktor Ilmu Komunikasi di Universitas Padjajaran Bandung. Dr. Aqua juga memperkenalkan konsep komunikasi Reach AC yang terdiri dari:

Respect: menghormati orang lain
Empathy: merasakan apa yang dirasakan orang lain
Audible: menyampaikan pesan yang mudah dipahami
Clarity: berbicara dengan jelas dan sederhana
Humble: rendah hati dan tidak sombong
Action dan Consistency, yakni aksi nyata dan konsistensi.
“Jika komunikasi efektif berjalan, anak akan merasa dicintai, aman, dan memiliki semangat belajar tinggi,” tegasnya.
Kepada para guru, ia berpesan agar selama mendidik niat karena Allah dibarengi hati dan menjauhi diskriminasi terhadap siswa. “Anggap semua murid sama sebagai karunia Allah. Jika ada kekurangan, jadikan itu aset untuk beribadah,” katanya.
Sementara kepada orang tua, ia menekankan pentingnya menanamkan pendidikan karakter di rumah.
” Upayakan memberikan makanan halal kepada keluarga. Didik beri teladan anak dengan adab sebelum ilmu, dan hadirkan kasih sayang dalam mendidik dikeluarga,” ucapnya.
Pria dengan anak dua dan satu istri juga berbagi pengalaman pribadinya, termasuk kiprahnya sebagai mantan wartawan, dosen di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut ( Seskoal), hingga penulis beberapa buku best seller ,salah satunya The Power of Silaturahim. Dari semua itu, ia menegaskan keberhasilan hidup berawal dari niat karena Allah dan silaturahmi yang ikhlas.
“Segitiga emas tumbuh kembang anak adalah rumah, sekolah, dan lingkungan. Mari kita bangun komunikasi yang kokoh agar anak-anak tumbuh sebagai generasi berkarakter dan calon pemimpin bangsa,”tutupnya.
Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh perwakilan Yayasan Bintang Ikhlas Gemilang kepada narasumber, foto bersama, serta pemberian buku karya Dr. Aqua Dwipayana kepada peserta.
Redaktur: Rapik Utama







