Home / Kabar Daerah

Selasa, 17 Juni 2025 - 14:44 WIB

Kebocoran Air Capai 70 Persen, Target 50 Ribu Sambungan PDAM Sukabumi Masih Jauh

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi, Tia Kusumawanti Kosasih / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Pemerintah Kota Sukabumi menaruh harapan besar kepada PDAM Tirta Bumi Wibawa (TBW) untuk meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat. Namun, hingga pertengahan 2025, target pelayanan minimal 50 ribu sambungan langganan (SL) masih belum tercapai.

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Tirta Bumi Wibawa, Tia Kusumawanti Kosasih, kepada MediaAksara mengungkapkan penyebab utama keterlambatan pencapaian target adalah tingginya tingkat kebocoran air atau rate non-revenue water (RNW) yang masih berada di atas 70 persen per tahun.

“Pak Wali menginginkan PDAM dapat melayani minimal 50 ribu SL. Namun saat ini, distribusi air masih belum kontinyu, bahkan ada wilayah yang hanya mendapat pasokan dua hari sekali,” ujar Tia, usai presentasi kinerja di hadapan Wali Kota Sukabumi, Senin (17/6/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/pmii-demo-tuntut-realisasi-janji-100-hari-kerja-wali-kota-sukabumi-bobby-maulana-semua-butuh-proses/

Menurutnya, PDAM tengah berupaya menstabilkan aliran air agar bisa tersedia setiap hari, meskipun belum bisa mengalir 24 jam penuh. Salah satu strategi utamanya adalah menekan tingkat kebocoran akibat pipa-pipa tua, terutama yang masih menggunakan bahan asbes.

“Kondisi pipa yang sudah tua menjadi tantangan utama. Untuk mengganti pipa berbahan asbes, dibutuhkan anggaran besar. Sementara penyertaan modal dari APBD hanya sekitar Rp1 miliar per tahun, jelas tidak mencukupi,” katanya.

Tia menjelaskan idealnya, Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) menjadi modal awal dalam pembangunan dan peremajaan jaringan air. Namun karena keterbatasan anggaran daerah, PDAM kini mencari alternatif pendanaan lain, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Baca: https://mediaaksara.id/tiga-program-prioritas-dputr-kota-sukabumi-2024-2026-jawab-tantangan-infrastruktur-dan-lingkungan/

“Saat ini kami sedang melobi pihak luar agar bisa mendapat dukungan CSR. Masih dalam proses, belum bisa kami sebutkan siapa pihaknya,” ujarnya.

Selain faktor teknis, rendahnya minat masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri. Berdasarkan hasil survei cepat (RDS) yang dilakukan PDAM, animo warga menjadi pelanggan baru tergolong rendah. Hal ini disebabkan air bersih di Kota Sukabumi masih cukup mudah diakses dari sumber alternatif.

Meski begitu, PDAM Tirta Bumi Wibawa menyatakan komitmennya akan terus memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kualitas distribusi air bersih secara bertahap, demi memenuhi harapan Wali Kota dan warga Sukabumi.

 

Reporter: Nald

 

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Diduga Abai Atau Sengaja? Sungai Berubah Keruh, Warga Cikembar Riskan Limbah Batu Hijau Cemari Sumber Air Bersih

Kabar Daerah

Resmi Bertransformasi, Perumda BPR Sukabumi Kini Bernama PT Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi (Perseroda)

Kabar Daerah

Relawan KDM Sukabumi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya

Kabar Daerah

Kasus 39 Siswa Diduga Keracunan MBG di SPPG Cibadak, Dinkes Sukabumi Temukan Susu Expired dan Tunggu Hasil Lab

Kabar Daerah

ESDM Jabar Tutup Tiga dari Sepuluh Tambang Batu Hijau di Cikembar! Ancaman PETI di Pidana hingga Denda Rp100 Miliar

Kabar Daerah

Siswa SD di Cibadak Diduga Keracunan Susu Program MBG, Satu Anak Dilarikan ke IGD RSUD Sekarwangi Sukabumi

Kabar Daerah

Pemulihan Kampung Adat Ciptamulya Dipercepat, Pemprov Jabar Siapkan Pembangunan Rumah Adat dan Rumah Gede

Kabar Daerah

Pemkot Sukabumi Siapkan Beasiswa dan Bonus Rp61 Juta untuk Anggota Paskibraka 2026