Home / Kabar Daerah

Kamis, 5 Juni 2025 - 18:16 WIB

Kades Kertamukti Klarifikasi Isu Anggaran Ketahanan Pangan: Pembangunan Sesuai Aturan dan Sudah Tuntas!

Realisasi Dana Desa TA 2024 :Pembangunan Rabat Beton,Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Kepala Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi, Dede Kusnadi, klarifikasi prihal isu penggunaan anggaran Ketahanan Pangan tahun 2024 yang menuding tidak transparan.

“Anggaran Ketahanan Pangan sudah jelas digunakan. Kami membangun irigasi pada tanggal 1 September 2024,” ujar Dede kepada MediaAksara, Kamis (5/6/2025).

Dede menjelaskan, pembangunan irigasi bersumber dari Dana Desa (DD) Earmark Tahap II Tahun 2024 sebesar Rp 61.117.000. Detail proyek memiliki volume panjang 97 meter, lebar 0,30 meter, dan tinggi 0,60 meter dengan total volume 49,47 m³. Lokasinya berada di Kampung Bojongkerta, RT 01/RW 01.

Baca: https://mediaaksara.id/pohon-trembesi-tua-di-jalan-ahmad-yani-palabuhanratu-ditebang-demi-keselamatan/

“Anggaran tersebut sudah termasuk pajak PPh dan PPN,” jelasnya.

Selain irigasi, pembangunan Rabat Beton juga telah dilakukan di Kampung Bojongkerta, mulai dari RT 01/RW 06 hingga RT 01/RW 03.

Prasasti Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara Sukabumi/ Foto: Istimewa
Prasasti Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT), Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara Sukabumi/ Foto: Istimewa

“Volume panjangnya 110:170:30 meter, lebar 1,8:1,3:1,2 meter, dan tinggi 0,08 meter, dengan total volume 35,92 m³. Anggaran sebesar Rp 85.743.000 sudah termasuk PPH dan PPN, dan pembangunan selesai pada Mei 2024,” tambah Dede.

Baca: https://mediaaksara.id/cigangsa-adventure-murah-serunya-river-tubing-dan-wisata-alam-edukatif-di-surade-sukabumi/

Dede juga menjelaskan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di lokasi yang sama, yakni Kampung Bojongkerta, RT 01/RW06 hingga RT 01/ RW 03.

“Anggarannya Rp 24.140.000 dari Dana Desa 2024, dengan volume panjang 63,5 meter, lebar 0,30 meter, dan tinggi 0,60 meter. Pembangunan telah dimonitor oleh tim Binwas Kecamatan Warungkiara dan tidak ada masalah,” tegasnya.

Baca: https://mediaaksara.id/gerebek-kantor-dlh-sukabumi-kejari-sita-50-dokumen-dan-laptop-terkait-dugaan-korupsi-rp-15-miliar/

Menanggapi tudingan penggunaan anggaran ketahanan pangan tidak sesuai, Dede membantah “Atas info bahwa saya tidak jelas dalam pengelolaan anggaran DD 2024 itu tidak benar. Silakan cek langsung ke lapangan. Semua kegiatan dilakukan sesuai aturan dan mendapat apresiasi dari warga,” pungkasnya.

Sebelumnya beredar isu yang menyebut bahwa sesuai aturan, 20% dari Dana Desa sebesar Rp 854.616.000, seharusnya digunakan kegiatan ketahanan pangan, yaitu sekitar Rp 170.923.200. Namun, dana yang digunakan hanya Rp 109.883.000, yakni untuk pembangunan rabat beton sebesar Rp 85.743.000 dan TPT sebesar Rp 24.140.000, menyisakan Rp 61.040.200 yang disebut tidak dianggarkan.

Namun, Dede menegaskan tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai fakta di lapangan.

Reporter: Juliansyah

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Forkopimda Kota Sukabumi Absen di HUT Dadali Pati, Paguyuban Pencak Silat Kecewa hingga Ancam Somasi

Kabar Daerah

Ujian Kenaikan Tingkat KODRAT Sukabumi Bertepatan HUT Tarung Derajat ke-54, Siapkan Atlet Menuju Porda Jabar

Kabar Daerah

Mahasiswa Adu Inovasi AI di Sukabumi, Build with Gemma Hackathon 2026 Dorong Kolaborasi Google dan Kampus

Kabar Daerah

Pilkades PAW Cikujang: Ade Irma Menang, DPMD Sukabumi: Saatnya Bersatu Bangun Desa Lebih Transparan

Kabar Daerah

Viral ke KDM, Sungai Diduga Tercemar Limbah Batu Hijau, DLH Jabar Uji Kualitas Air

Kabar Daerah

Car Free Day Sukabumi, Ruang Publik Berubah Jadi Pusat Olahraga, Wisata Kuliner, dan Hiburan

Kabar Daerah

Zainul Munasichin: No Viral No Justice! SMSI Sukabumi Raya Miliki Peran Strategis Mengawal Demokrasi Digital

Kabar Daerah

SMSI Sukabumi Raya: Kami Siap Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoaks dan Perkuat Profesionalisme Pers