Home / Kabar Daerah

Selasa, 20 Mei 2025 - 12:11 WIB

Kades Kertamukti Bantah Dana Desa Diselewengkan, Cek Faktanya! 

Kepala Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara,Kabupaten Sukabumi ,Dede Kusnadi / Foto: Mediaaksara

MEDIAAKSARA.ID – Kepala Desa Kertamukti, Dede Kusnadi, angkat bicara soal tudingan penyimpangan Dana Desa Tahun Anggaran 2023 yang dikelola oleh Pemerintah Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Isu dugaan penyimpangan dan informasi sepihak menyebutkan bahwa dari total dana sebesar Rp 848.340.000, sebanyak 20 persen atau sekitar Rp 169 juta dialokasikan untuk program ketahanan pangan.

Namun, dalam realisasinya, bantuan berupa bibit dan benih pertanian yang seharusnya diberikan dalam satu unit kegiatan justru dialihkan untuk pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Bojongkerta RT 03/RW 06 dengan nilai Rp 64.668.000.

Baca: https://mediaaksara.id/pertama-di-jabar-sukabumi-tuntas-bentuk-koperasi-merah-putih-di-seluruh-desa-dan-kelurahan/

Selain itu, program peningkatan produksi tanaman pangan yang disebutkan untuk pengadaan alat produksi dan pengelolaan pertanian, diinfokan sepihak direalisasikan hanya dalam bentuk pengadaan bibit buah senilai Rp 105 juta.

Saat dikonfirmasi Mediaaksara, Kades Dede Kusnadi menepis sejumlah tudingan tersebut. Ia mengklarifikasi perihal pengadaan bibit pohon, khususnya durian dan rambutan, dilakukan pada tahun 2019 dan bukan fiktif.

Data Realisasi Anggaran Dana Desa Kegiatan BUMDes Kertamukti, Kecamatan Warungkiara , Kabupaten Sukabumi / Foto: Mediaaksara
Data Realisasi Anggaran Dana Desa Kegiatan BUMDes Kertamukti, Kecamatan Warungkiara , Kabupaten Sukabumi / Foto: Mediaaksara

“Pemdes belanja bibit durian dan lengkeng melalui CV SHPJ. Totalnya 2.000 bibit, Terdiri dari Durian 1.500 Batang, lalu 500 Lengkeng dan dikelola oleh TPK dengan anggaran sebesar Rp 105 juta, termasuk PPH dan PPN,” jelas Dede kepada mediaksara.id, Selasa (20/5/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/36-desa-di-kabupaten-sukabumi-dilaporkan-inspektorat-lakukan-evaluasi-dugaan-penyalahgunaan-dana/

Menurutnya, bibit tersebut telah dibagikan ke masyarakat melalui perangkat desa seperti RT dan RW.

Tak hanya itu, Dede juga menanggapi tudingan sepihak terkait pengelolaan BUMDes yang disebut fiktif.

“Masalah BUMDes sudah diperiksa Inspektorat pada tahun 2023, dan hasilnya clear. Tidak ada pelanggaran,” tegasnya di Kantor Desa Kertamukti.

Tak hanya itu, Ia menegaskan usaha BUMDes tahun 2017 bergerak di bidang bakery (roti) dan sempat berjalan dua tahun sebelum terhenti karena pandemi COVID-19.

Baca: https://mediaaksara.id/ptsl-2025-8-400-bidang-dptr-sukabumi-dukung-bpn-targetkan-dua-bulan-selesai/

“Waktu itu usaha BUMDes di bidang roti memang berjalan dua tahun.Bila ada pihak yang katakan fiktif, itu salah besar,” ujarnya.

Tudingan lainnya, ketua BUMDes saat itu adalah anaknya, Dede kembali membantah.

“Ketua BUMDes 2017 itu bukan anak saya, tapi Sumarna. Sudah diperiksa juga dan tidak ada masalah,” tambahnya.

Dede Kusnadi menyatakan keberatannya terhadap tudingan yang menyudutkan dirinya dan Pemerintah Desa Kertamukti.

“Saya merasa keberatan dan terganggu. Semua tuduhan itu tidak benar. Baik soal bibit pohon maupun BUMDes, semuanya sah dan sudah diperiksa,” pungkasnya.

 

Reporter: Juliansyah

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Pengakuan Pelajar Ini Jadi Alarm bagi Dunia Pendidikan

Kabar Daerah

PWI Kabupaten Sukabumi Perkuat Soliditas Organisasi Lewat Silaturahmi Iduladha dan Semangat MASAGI

Kabar Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua PWI Sukabumi Ajak Pers dan Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan untuk Indonesia Emas 2045

Kabar Daerah

HUT Ke-3 Elviana Net Meriah, Warga Padati Jampangtengah dan Nikmati Beragam Layanan Sosial

Kabar Daerah

Heboh Bola Api Melintas di Langit Sukabumi, Warga Cikembar Ramai-ramai Rekam Fenomena Misterius

Kabar Daerah

ASN Pemkab Sukabumi Ramaikan Road to ASN Run 2026, Dorong Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Birokrasi

Kabar Daerah

Film “Pesta Babi” Diputar di Sukabumi, SPI Singgung Ancaman PSN dan Konflik Agraria yang Disebut Sudah Terjadi

Kabar Daerah

Waspada! Modus Lowongan Kerja Bodong Marak Saat Musim Kelulusan, Disnaker Sukabumi: Jangan Bayar untuk Dapat Kerja