Home / Peristiwa

Minggu, 2 November 2025 - 14:37 WIB

Jembatan Guha Monyet di Sukabumi Putus Diterjang Banjir, Akses Ekonomi dan Pendidikan Warga Tersendat! 

Jembatan darurat Guha Monyet di Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Sukabumi, hanyut terbawa arus Sungai Cikarang usai diguyur hujan deras pada Sabtu malam (1/11/2025) / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Jembatan darurat Guha Monyet di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, putus total setelah diterjang banjir bandang pada Sabtu malam (1/11/2025). Jembatan bambu yang dibangun secara swadaya oleh warga tak mampu menahan derasnya arus Sungai Cikarang sekitar pukul 23.30 WIB, dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Sekretaris Camat Jampangkulon, Dadun, menjelaskan luapan banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang serupa dengan peristiwa banjir besar pada Maret 2025 lalu. Jembatan berlokasi di Kampung Bolenglang RT 1 RW 6, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, sebelumnya sudah beberapa kali dibangun ulang secara gotong royong pascabencana.

Putusnya jembatan berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat. Jalur tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Tanjung (Jampangkulon) dan Desa Waluran (Waluran).

Baca: https://mediaaksara.id/debus-paguron-taliwangsa-surade-aksi-ekstrem-jiwa-muda-dan-semangat-lestarikan-warisan-leluhur-sunda/

Beberapa dampak yang dirasa waga, bidang pertanian tersendat: pengangkutan padi dan hasil panen dari wilayah Waluran terhambat. Sekitar 340 hektar lahan sawah terancam gagal panen karena petani tak dapat mengangkut hasil bumi menggunakan traktor atau sepeda motor.

Jembatan darurat Guha Monyet di Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Sukabumi, hanyut terbawa arus Sungai Cikarang usai diguyur hujan deras pada Sabtu malam (1/11/2025) / Foto: Istimewa

Jembatan darurat Guha Monyet di Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Sukabumi, hanyut terbawa arus Sungai Cikarang usai diguyur hujan deras pada Sabtu malam (1/11/2025) / Foto: Istimewa

Pendidikan terganggu: siswa SDN Pangkalan di wilayah Waluran kesulitan menuju sekolah karena jembatan merupakan satu-satunya jalur aman yang biasa dilalui.

Meski demikian, putusnya jembatan darurat guha monyet dilaporkan tidak ada korban jiwa, luka-luka, maupun warga mengungsi. Arus Sungai Cikarang yang meluap menjadi penyebab utama kerusakan. Kini jembatan bambu itu hancur sepenuhnya terbawa arus, sementara kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan pada Minggu pagi (2/11/2025).

Baca: https://mediaaksara.id/dinas-pariwisata-sukabumi-bina-p2wkss-desa-gunungguruh-inovasi-labu-madu-dorong-ekonomi-kreatif-dan-rintisan-wisata-karang-papak/

Pemerintah Kecamatan Jampangkulon telah mengambil langkah cepat, di antaranya:

Memasang tanda peringatan di ujung jembatan agar warga tidak melintas.

Mengimbau warga untuk menghindari area berbahaya di sekitar sungai.

Melaporkan kejadian kepada pemerintah daerah untuk penanganan dan bantuan lanjutan.

Salah satu warga, Udin, berharap jembatan bisa segera dibangun kembali secara permanen karena menjadi akses vital warga dua kecamatan. “Kami sangat berharap ada bantuan dari pemerintah provinsi atau pusat agar jembatan bisa segera dibangun kembali. Ini urat nadi ekonomi dan pendidikan kami,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi sinyal bagi pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur di wilayah rawan bencana. Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan mempercepat program mitigasi bencana alam, terutama di kawasan Jampangkulon dan Waluran yang sering terdampak banjir.

 

Sumber : @Sadev@

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Terbongkar! Ribuan Pil Tramadol Siap Edar di Sukabumi, Dua Pemuda Pendatang Ditangkap, Bandar Masih DPO

Peristiwa

Longsor Sukalarang Tewaskan Satu Warga, BPBD Sukabumi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Peristiwa

Rumah Warga di Kabandungan Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting Listrik Jadi Pemicu

Peristiwa

Modus Galon Terbongkar! 272 Liter Pertalite Ilegal Disikat Polisi di Sukabumi

Peristiwa

Fakta Mengejutkan di Balik Laka Cikembar: Ambulans Tanpa Sirine Tabrak Pick Up di Jalur Lawan!

Peristiwa

Adu Banteng di Cikembar! Pick Up Hancur, 3 Penumpang Terjepit usai Tabrakan dengan Ambulans Baznas

Peristiwa

Tangis Pilu Ibu di Sukabumi: 4 Bulan Menunggu Keadilan, Kasus Dugaan Pelecehan Anak “Sodom1” Tak Kunjung Terang

Peristiwa

Tragis! Main Saat Hujan Deras, Bocah 4 Tahun di Kalibunder Terseret Arus Parit hingga Meninggal