Warga Kecamatan Waluran dan Jampangkulon menerima BLT Kesra tahap dua sebesar Rp900 di Gudang Bulog Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Ribuan warga dari Kecamatan Waluran dan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahap kedua melalui Kantor Pos Jampangkulon. Penyaluran bantuan dipusatkan di Gudang Bulog Jampangkulon, Selasa (30/12/2025).
BLT Kesra tahap dua merupakan program nasional Kementerian Sosial Republik Indonesia yang menargetkan sebanyak 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Khusus di dua kecamatan tersebut, total penerima bantuan mencapai 2.389 KPM, dengan rincian 1.063 KPM dari Kecamatan Waluran dan 1.326 KPM dari Kecamatan Jampangkulon.
Setiap KPM menerima bantuan Rp900.000, yang merupakan akumulasi bantuan periode Oktober hingga Desember 2025 dengan besaran Rp300.000 per bulan. Penyaluran dilakukan secara bertahap, dengan pelaksanaan hari pertama difokuskan untuk dua kecamatan dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
Untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan aman, kegiatan mendapat pengamanan dari Muspika, terdiri dari Satpol PP serta anggota Polsek Jampangkulon, dengan mekanisme distribusi melalui jaringan Pos Indonesia.

Sekretaris Kecamatan Waluran, Yusuf Suherlan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Sosial RI, atas tersalurnya bantuan tersebut kepada masyarakat.
“Kami atas nama Forkopimcam mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Sosial. Untuk Kecamatan Waluran sendiri, BLT Kesra tahap kedua diberikan kepada 1.063 KPM, yang disalurkan hari ini dan besok serta dikoordinir di Gedung Bulog Jampangkulon,” ujarnya.
Dia menambahkan, bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), di mana kebutuhan ekonomi cenderung meningkat.
“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat di momen Nataru. Nilainya Rp300 ribu per bulan, sehingga total yang diterima Rp900 ribu. Kami berharap para KPM tetap bersyukur dan memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin, karena masih ada warga lain yang belum berkesempatan menerima bantuan,” pungkasnya.
Sumber : @Sadeva
Redaktur: Rapik Utama







