Kisah Sukses “Dapoer Kicimpring” Desa Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi/ Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Dari tangan kreatif seorang mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), lahirlah cita rasa tradisional yang mengharumkan nama Kampung Babakan, Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.
Rohmat Romansyah, bersama sang istri, sukses menghidupkan kembali usaha keripik kicimpring yang juga dikenal dengan sebutan ‘Enye’ warisan dari keluarga mertuanya. Didirikan pada tahun 2023 dengan nama “Dapoer Kicimpring”, usaha ini menjadi bukti nyata semangat wirausaha sepulangnya Rohmat dari luar negeri.
Meski dimulai dari nol, pasangan muda ini menjalankan seluruh proses produksi secara mandiri, menggunakan alat-alat tradisional guna menjaga cita rasa otentik. Bahan baku yang digunakan pun terpilih: singkong muda berkualitas yang menghasilkan kicimpring renyah dan gurih.
Produk Dapoer Kicimpring dijual dengan harga terjangkau mulai dari Rp10.000 per kemasan premium. Berkat strategi pemasaran online lewat WhatsApp dan media sosial, produk ini kini telah merambah pasar luar kota.
Tak hanya sukses secara komersial, Dapoer Kicimpring juga mendapat berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya:
Peserta program UMKM Naik Kelas 2024 Kabupaten Sukabumi dan Terpilih sebagai UMKM Dampingan Terbaik 2024.
Lebih dari itu, Rohmat juga aktif dalam Paguyuban UMKM Kecamatan Gegerbitung. Kiprahnya dalam mendampingi pelaku usaha kecil menunjukkan komitmen besar untuk membangun ekonomi desa melalui kekuatan UMKM.
“Kami percaya, dari desa pun kita bisa maju. Semoga semakin banyak pelaku usaha kecil yang bangkit dan mandiri,” ujar Rohmat.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati kerenyahan Kicimpring buatan Kang Rohmat, dapat langsung menghubungi di nomor 0858-9409-2510.
Sumber: Rcl
Redaktur: Rapik Utama







