Home / Kabar Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:07 WIB

Bangkit dari Patah Hati, Magnet Band Sukabumi Siap Guncang Radio Nasional Lewat EP Terbaru “Matahari Hati”

Magnet Band asal Sukabumi resmi merilis EP Matahari Hati dengan lagu andalan Lebih Kuat Tanpamu / Foto: Istimewa

MEDIAAKSARA.ID – Di tengah derasnya arus musik digital, Magnet Band membuktikan semangat berkarya tak pernah padam. Grup musik alternatif asal Sukabumi yang telah berdiri sejak tahun 2002, kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui peluncuran Extended Play (EP) terbaru bertajuk “Matahari Hati”, yang resmi dirilis pada Senin, 1 Juni 2026.

Setelah sukses merilis single “Cinta Aing” yang menjadi soundtrack film Sunda Emperor pada akhir 2025, Magnet Band kini menghadirkan sejumlah karya baru dengan nuansa yang lebih segar dan emosional. Salah satu lagu andalan dalam EP tersebut adalah “Lebih Kuat Tanpamu”, sebuah lagu yang mengangkat kisah tentang kehilangan, kesabaran, dan keberanian untuk tetap melangkah setelah ditinggalkan orang yang dicintai.

“Lagu Lebih Kuat Tanpamu mengisahkan seseorang yang ditinggalkan pasangannya. Meski menyimpan rasa sakit, ia berusaha tetap tegar, sabar, dan melanjutkan kehidupan. Intinya adalah tentang kesabaran dan kekuatan menghadapi kehilangan,” ujar Angling, vokalis sekaligus penulis lagu Magnet Band.

Tak hanya menawarkan lirik yang dekat dengan kehidupan banyak orang, lagu ini juga dikemas dengan aransemen musik yang mengingatkan pada warna musik alternatif awal tahun 2000-an. Perpaduan lirik puitis dan harmonisasi yang dinamis membuat karya terbaru Magnet terasa hangat sekaligus penuh energi.


Menurut Angling, seluruh proses produksi EP “Matahari Hati” dilakukan secara mandiri bersama manajemen band. Proses rekaman bahkan berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

“Alhamdulillah, proses rekaman lagu-lagu selesai dalam waktu satu minggu di Phamz Studio,” katanya.

Bagi Magnet Band, lagu “Lebih Kuat Tanpamu” memiliki makna yang sangat personal. Lagu tersebut juga merefleksikan perjalanan band yang kini tetap bertahan dan terus berkarya meski berjalan tanpa drummer dalam formasi empat personel.

“Lagu ini sangat related dengan perjalanan Magnet. Kami ingin pendengar merasakan semangat untuk tetap melangkah setelah kehilangan. Karena pada akhirnya, melepaskan juga bagian dari perjalanan hidup,” ungkap Angling.

Selain merilis audio di berbagai platform musik digital, Magnet Band juga menyiapkan video musik resmi yang disutradarai oleh Angling. Video tersebut akan tayang melalui kanal YouTube resmi Magnet Band Official dan disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, hingga Facebook.


Peluncuran EP “Matahari Hati” sekaligus menjadi titik awal perjalanan panjang Magnet dalam rangkaian tur musik bertajuk “Broken Versus Tour 2026”. Tur tersebut dijadwalkan berlangsung hingga penghujung tahun dan akan melibatkan sejumlah nama besar di industri musik Indonesia, di antaranya Perunggu, Hindia, For Revenge, Radja, serta beberapa band lainnya.

Bagi para pencinta musik alternatif, perjalanan Magnet Band menjadi bukti dengan konsistensi dan semangat berkarya mampu bertahan melintasi zaman. Dari Sukabumi untuk Indonesia, mereka kembali hadir membawa pesan sederhana namun kuat: selalu ada harapan setelah kehilangan.

Personel Magnet Band saat ini diperkuat oleh Angling (Vokal), Ulfhan (Gitar), Imunk (Keyboard), dan Agha (Bass). Selama lebih dari dua dekade, mereka dikenal dengan karakter musik pop alternative yang khas, penampilan panggung energik, serta lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Informasi mengenai jadwal tur dan aktivitas terbaru Magnet Band dapat diikuti melalui akun Instagram dan TikTok @magnetband_official serta Fan Page Facebook Magnet Band.

 

Sumber: PWI Kab. Sukabumi

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Torehkan Sejarah di Sukabumi, Rektor UMMI Prof. Reny Sukmawani Resmi Sandang Gelar Guru Besar

Kabar Daerah

Masker Gratis Dibagikan Dampal Jurig, Dorong Warga Waspadai Debu Vulkanik

Kabar Daerah

Abu Vulkanik Ganggu Jalan di Sukabumi, Polisi Kerahkan Water Cannon untuk Bersihkan Debu

Kabar Daerah

Polsek Cibadak Bagikan 250 Masker Gratis di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Krakatau ‎

Kabar Daerah

KKN Mandiri Universitas Nusa Putra Tuntas, Mahasiswa Tinggalkan Manfaat di Desa Kertaangsana

Kabar Daerah

Cegah Penyakit Sejak Dini, Puskesmas Jampangkulon Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi ASN ‎

Kabar Daerah

PA GMNI Sukabumi Raya Bergolak! Dewex Sapta Anugerah Terpilih, Marhaenisme Ditantang Turun ke Jalan Perjuangan Rakyat 

Kabar Daerah

Miris! Ibu Gangguan Jiwa, Kakek Terbaring Sakit: Dua Bocah Miskin Bertahan di Rutilahu di Nagrak Sukabumi ‎