Home / Sosial Ekonomi

Kamis, 3 Juli 2025 - 18:56 WIB

Miris, Anak 11 Tahun Ditolak Keluarga Usai Diduga Mencuri di Sukabumi

Tim P2BK Nagrak bersama OPSIGA KPI dan Kepolisian mendampingi MAS, anak usia 11 tahun yang saat ini dalam proses penanganan dan perlindungan anak oleh Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi / Foto: Istimewa 

MEDIAAKSARA.ID – Seorang anak laki-laki berinisial MAS (11) menjadi sorotan publik setelah ditolak oleh keluarga kandungnya usai diduga mencoba mencuri di wilayah Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Anak tersebut awalnya diamankan warga dan dibawa ke Mapolsek Nagrak.

Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk OPSIGA KPI, aparat kepolisian, dan pengurus lingkungan, MAS sempat dibawa ke rumah ayah kandungnya di Cikembar. Namun, keluarga ayahnya menolak untuk merawat MAS.

Baca: https://mediaaksara.id/viral-gaji-guru-honor-15-bulan-tak-dibayar-yayasan-baitul-hikmah-cibadak-alami-krisis-dana/

Upaya selanjutnya dilakukan dengan membawa MAS ke Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, namun penempatan ke Griya Ramah Anak masih menunggu hasil laporan sosial (LAPSOS). Dalam masa tunggu tersebut, MAS sempat menginap di Masjid Attaqwa Nagrak, sebelum akhirnya P2BK Nagrak dan TAGANA memutuskan untuk menempatkan MAS dan ibunya sementara di Pos Tanggap Bencana Kecamatan Nagrak.

Kepala Desa Nagrak Selatan kemudian mengambil inisiatif dan menyarankan agar MAS serta ibunya tinggal sementara di rumahnya. Usulan tersebut disepakati, dan kini MAS tinggal di rumah Kepala Desa sambil menunggu proses selanjutnya dari Dinsos.

Baca: https://mediaaksara.id/bangunan-madrasah-ambruk-di-gunungguruh-aktivitas-belajar-lumpuh-kami-butuh-uluran-tangan-pemerintah/

” Nasib MAS masih belum pasti. Bahkan, untuk memastikan di mana ia tidur pun masih belum bisa ditentukan,” ujar Mixy, P2BK Nagrak, Kamis (3/7/2025).

Dari kasus ini menyoroti pentingnya keterlibatan berbagai pihak keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam perlindungan anak. P2BK Nagrak berharap semua pihak tergerak untuk memberi perhatian dan bantuan yang layak kepada MAS, demi masa depan anak tersebut.

 

Reporter : M. Afnan

Redaktur: Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Sosial Ekonomi

Polsek Jampangkulon Rutin Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Box ke Warga

Sosial Ekonomi

PLN Sukabumi Kirim Bantuan ke NTT, Trauma Healing Jadi Dukungan bagi Anak Korban Bencana ‎

Sosial Ekonomi

Tagana Dinsos Asesmen Rutilahu Ibu Jijah di Ciambar, Dorong Penanganan dan Bansos bagi Warga Rentan di Sukabumi

Sosial Ekonomi

Bedah Rutilahu DPU Sukabumi di Gegerbitung, Kades Caringin dan Camat Apresiasi Giat Sosial Hari Bakti PU  ‎

Sosial Ekonomi

Bantuan Sosial Bah Jumha Disalurkan PDIP Sukabumi, Warga Soroti Rumah Tak Layak Huni

Sosial Ekonomi

Rumah Ludes Terbakar di Cikembar, Uang Rp5 Juta dan Motor Hangus: Jahid Berharap Hikmah Bisa Bangun Rumah Lagi

Sosial Ekonomi

Tim Puskesmas Girijaya Datangi Rutilahu Abah Jumha, Pastikan Kondisi Kesehatan Keluarga Tetap Terpantau

Sosial Ekonomi

Potret Kemiskinan Abah Jumha Bertahan di Samping Kandang Domba: Tanah Numpang, Sang Anak Sakit Tak Bisa Bekerja