Foto Bupati Sukabumi Lama Masih Terpajang di Meja Kades Hegarmanah, Cicantayan /Foto: Istimewa
MEDIAAKSARA.ID – Sebuah pemandangan menarik tersaji di meja kerja Kepala Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Di sana, masih terpajang foto Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi periode sebelumnya, Marwan Hamami dan Iyos Somantri meski masa jabatan keduanya telah berakhir sejak Februari 2025.
Fenomena ini menjadi perhatian awak media yang tengah berkunjung ke kantor desa pada Selasa (22/7/2025), dalam rangka mengkonfirmasi pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan di Kampung Cilubang, RW 10. Di tengah ruangan Kepala desa, potret dua tokoh yang telah purna tugas itu tetap berada meja kepala desa Hegarmanah.
Baca: https://mediaaksara.id/hadiah-umroh-diskon-bayar-pajak-pbb-2025-di-bapenda-sukabumi/
Padahal, sejak 20 Februari 2025, Kabupaten Sukabumi sudah memiliki bupati Asep Japar dan wakil bupati Andreas yang dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta. Kini, sudah lima bulan berjalan, namun simbol pemerintahan baru belum juga terlihat di ruang kerja Kepala Desa Ujang Natadireja.

Menanggapi hal ini, Camat Cicantayan Riny Zuraidah Zakroh mengonfirmasi bahwa seluruh desa sebenarnya telah menerima foto resmi bupati dan wakil bupati baru dari kecamatan. “Sudah dibagikan semuanya, bahkan banyak desa yang sudah memasangnya. Mungkin di Hegarmanah ini hanya soal lupa atau belum sempat,” ujar Riny kepada MediaAksara via sambungan telepon.
Riny pun mengaku baru mengetahui kondisi tersebut saat tim pembinaan desa berkunjung, namun tidak sempat masuk ke ruang kerja kepala desa.
“Saya tadi sudah mengonfirmasi langsung ke Pak Kades Hegarmanah, katanya memang lupa. Rencananya akan segera diganti dengan foto kepala daerah yang baru,” tambahnya pada Selasa (22/7/2025).
Meski terkesan sepele, tampilan foto pemimpin daerah di ruang kepala desa kerap dianggap simbol loyalitas, transisi kekuasaan, dan bagian dari identitas pemerintahan di tingkat bawah. Namun dalam suasana yang cair dan kekeluargaan seperti di Desa Hegarmanah, hal seperti ini bisa saja hanya luput dari perhatian atau mungkin, ada sepotong rasa hormat yang belum habis.
Reporter: Juliansyah
Redaktur: Rapik Utama







