Home / Peristiwa

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:09 WIB

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan S3ksu@l Anak di Sukabumi Masih Berjalan, Ibu Korban Ungkap Hal Ini!

YM Ibu Korban diwawancara tim PWI Kabupaten Sukabumi / Foto: MediaAksara

MEDIAAKSARA.ID – Penanganan kasus dugaan kekerasan s3ksu@l terhadap seorang anak di bawah umur di Kabupaten Sukabumi masih terus berproses. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi hingga kini masih melakukan pendalaman penyelidikan serta pengumpulan keterangan, menyusul laporan resmi yang dilayangkan ibu korban berinisial YM (33) pada 12 November 2025.

Laporan tercatat dengan Nomor LP/B/594/XI/2025/SPKT/POLRES SUKABUMI. Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 18 November 2025, penyidik menyatakan perkara telah masuk tahap pendalaman dan pengumpulan alat bukti.

Kasus ini pertama kali terungkap pada Senin, 6 Oktober 2025. Saat itu, YM membawa anaknya ke RSUD Palabuhanratu setelah mengalami keluhan kesehatan serius berupa rasa sakit dan pendarahan pada bagian anus, usai sebelumnya mendapatkan penanganan awal dari seorang bidan berinisial EY. Hasil pemeriksaan dokter mengindikasikan adanya dugaan kuat tindakan kekerasan yang dialami korban.

Baca: https://mediaaksara.id/wow-angka-perceraian-sukabumi-naik-capai-90-persen-pengadilan-agama-cibadak-tangani-4-227-perkara-sepanjang-2025/

YM mengaku terkejut atas hasil pemeriksaan medis tersebut. Ia kemudian berupaya menggali keterangan dari anaknya. Dalam percakapan yang dilakukan secara hati-hati dan didokumentasikan, korban mengaku mengalami tindakan tidak pantas tersebut berulang kali di rumah seorang terduga pelaku, disertai ancaman serta iming-iming tertentu. Pengakuan tersebut juga diperkuat oleh dua anak lain yang diduga mengetahui peristiwa tersebut, masing-masing berinisial MR dan MY.

Namun hingga kini, proses pemeriksaan terhadap para saksi anak berdasarkan informasi Kadus belum dapat dilakukan. Dalam wawancara bersama tim Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/12/2025), YM menyampaikan bahwa informasi perkembangan terakhir ia terima dari Kepala Dusun setempat.

Baca: https://mediaaksara.id/jawara-jampang-pesilat-senior-jampangkulon-juara-1-festival-pencak-silat-se-indonesia/

“Informasi itu saya terima dari Pak Kadus pagi tadi sekitar jam sembilan lewat WhatsApp. Katanya, orang tua saksi tidak mengizinkan anak-anaknya untuk datang dan memberikan keterangan ke polisi,” ujar YM.

YM menambahkan, hingga saat ini belum ada informasi lanjutan dari pihak kecamatan dan desa terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. Ia juga menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada pihak mana pun yang melakukan intimidasi atau ancaman, baik secara langsung maupun melalui sambungan telepon.

Baca: https://mediaaksara.id/polres-sukabumi-matangkan-operasi-lilin-lodaya-forkopimda-siap-jaga-keamanan-natal-2025-dan-tahun-baru-2026/

“Tidak ada yang datang, tidak ada yang menghubungi, dan tidak ada ancaman apa pun,” katanya.

YM berharap aparat penegak hukum dapat terus melanjutkan penyelidikan secara menyeluruh dan profesional. Menurutnya, penanganan yang serius sangat diperlukan demi mencegah terjadinya korban-korban lain di kemudian hari.

“Harapan saya, kasus ini diperiksa sampai tuntas supaya tidak ada korban seperti emon lagi. Jangan dibiarkan khawatir nanti kejadian terulang kembali,” pungkasnya.

 

Sumber : Tim PWI Kabupaten Sukabumi

Redaktur : Rapik Utama

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pengeroyokan Maut di Sukabumi Terungkap, Polisi Tangkap Empat Pelaku dan Buru Dua DPO

Peristiwa

RT/RW Kota Sukabumi Mengamuk! P2RW Terancam Hilang, Wali Kota Diultimatum: Jangan Ingkar Janji Politik

Peristiwa

Kebakaran Madrasah di Tegalbuleud Sukabumi, Kebutuhan Pos Damkar Kembali Disorot

Peristiwa

Diduga Depresi Persiapan Nikah, Karyawan Alfa di Sukabumi Ditemukan Tewas Gantung Diri

Peristiwa

Rumah dan Traktor Ludes Terbakar di Sukabumi, Kerugian Capai Rp100 Juta

Peristiwa

Kios Makanan di Cikembar Sukabumi Terbakar, Diduga Akibat Ledakan Kompor Gas

Peristiwa

Nahas Balita 4 Tahun Tewas Tercebur Septic Tank di Sukabumi, TKP Terbuka Jadi Sorotan

Peristiwa

PAUD & Posyandu di Cibadak Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Rp50 Juta